Fakta rumah gadang – Seperti yang sudah diketahui bahwa negara Indonesia kaya akan keberagaman budaya dan bahasanya.
Tentu saja pada masing-masing daerahnya memiliki adat dan budaya tersendiri.
Tak hanya berbeda dari segi Bahasa dan budaya, bahkan gaya arsitektur bangunan pada setiap daerah di Indonesia juga memiliki ciri khas yang berbeda-beda lho.
Ya, salah satunya berupa rumah Gadang khas tanah Minang yang memang terkenal dengan keunikan konstruksinya. Â
Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan membahas seputar beberapa fakta menarik seputar rumah Gadang.
Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk kita simak saja langsung ulasan berikut:
5 Fakta Rumah Gadang yang Harus Diketahui
1. Rumah Gadang Identik Dengan Rumah Panggung
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa Rumah Adat Minang selalu identik dengan rumah panggung. Hal itu bukan tanpa alasan, karena rumah panggung dapat menghadirkan nuansa mewah.
Rumah Gadang pada umumnya tidak akan langsung menyentuh tanah, melainkan ditunjang oleh kayu-kayu berukuran besar dan kokoh sehingga berbentuk panggung.

Adapun mengenai ukuran tinggi dari rumah panggung tersebut yang bisa mencapai 2 meter. Lalu, mengapa Rumah Adat Minang harus dibuat seperti rumah panggung?
Menurut kabar yang beredar, rumah panggung di ranah Minang saat itu menjadi cara yang paling aman agar terhindar dari serangan berbagai jenis binatang buas.
Pasalnya, pada zaman dulu hewan-hewan buas masih bebas berkeliaran di pemukiman warga. Sehingga tak heran jika Rumah Gadang dibuat dengan gaya rumah panggung.
Baca Juga : Sanghyang Bay Villas: Rekomendasi Villa Terbaik di Pulau Bali
2. Rumah Gadang Hanya Memiliki Satu Tangga Masuk
Dengan mengusung tipe panggung, secara otomatis rumah Gadang hanya memiliki satu tangga sebagai akses masuk ke dalam rumah.
Pada umumnya, tangga yang digunakan selalu terbuat dari bahan kayu.

Sebesar apapun ukuran rumah Gadang tersebut, pasti tangga masuknya hanya ada satu saja.
Menurut informasi yang didapat, keberadaan satu tangga pada rumah adat Minang tersimpan filosofi yang erat kaitannya dengan Ketuhanan.
Makna dari satu tangga yang menuju ke dalam rumah merupakan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
3. Bagian Atapnya Merupakan Simbol Kejayaan
Inilah salah satu elemen yang memang menjadi ciri khas dari rumah Gadang. Itu sebabnya, mengapa rumah adat Minang sangat mudah untuk dikenali.
Model atapnya dibuat lebih runcing di bagian sisi kanan maupun kirinya.

Atap rumah adat Minang yang populer dengan istilah Gonjong ini ditujukan sebagai sebuah symbol kejayaan masyarakat Minang.
Menariknya lagi, model atap rumah gadang tersebut terinspirasi dari bentuk tanduk kerbau.
Berdasarkan catatan sejarah, pada zaman dulu masyarakat Minang berhasil memenangkan pertandingan adu kerbau dengan raja Jaya.
Sebagai momen untuk mengingat kemenangan tersebut, maka lambang tantuk kerbau pun dijadikan sebagai model atap rumah adat Minang.
Artikel Menarik Lainnya : Cara Mudah Membuat Dekorasi Rumah Ala Korea
4. Dindingnya Kaya Akan Ornamen
Tak hanya bagian atap, bagian dinding juga menjadi diri khas dari rumah Gadang.
Bagaimana tidak? sebab bagian dindingnya tampil lebih meriah karena didominasi oleh ornamen-ornamen sebagai dekorasi.

Tak hanya berfungsi sebagai ukiran saja, beberapa rumah Gadang yang berukuran besar juga sering menampilkan ornamen berwarna-warni sehingga tampilannya tampak lebih megah dan mewah.
Adapun mengenai bentuk ukiran pada ornamen dinding rumah adat Minang yang umumnya melambangkan flora serta fauna.
Bahkan, motif tersebut mempunyai filosofi tersendiri yang menjadi tanda bahwa masyarakat Minang hidup selaras dengan alam di sekitarnya, entah itu dengan tumbuhan maupun hewan.
5. Rumah Gadang Selalu Dilengkapi Dengan Lumbung Padi
Fakta berikutnya dari rumah Gadang yang harus kamu ketahui, yakni identik dengan lumbung padi.
Pada umumnya, di bagian depan rumah Gadang selalu terdapat satu bangunan unik yang ukurannya lebih kecil.

Bangunan tersebut memang sengaja dibuat dengan ukuran yang lebih kecil, karena difungsikan sebagai Rangkiang atau tempat lumbung padi.
Sebenarnya setiap rumah adat Minang pasti memiliki beberapa lumbung padi di bagian depan rumahnya.
Secara adat, setiap rumah dianjurkan untuk memiliki tiga lumbung padi. Pasalnya, ketiga tempat lumbung padi terebut mempunyai fungsi masing-masing.
Seperti halnya lumbung Rangkiang Sitinjau Lauik, yang digunakan sebagai tempat khusus penyimpanan beras untuk upacara adat.
Kemudian ada Rangkiang Sitangka Lapa yang berisi beras untuk disumbangkan ke wilayah atau orang yang tengah dilanda kelaparan.
Selanjutnya ada Rangkiang Sibayau-bayau yang digunakan sebagai tempat penyimpanan beras untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga : Mau Renovasi Atau Bangun Kantor? Ini Dia Berbagai Ide Desain Terbaiknya
Nah, seperti itulah beberapa fakta menarik seputar rumah Gadang sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan penambah wawasan.
Bagaimana, apakah kamu juga tertarik untuk membuat rumah dengan desain seperti rumah Gadang?
