Mengenal Joist Rangka Dalam Pemasangan Decking Kayu

rajawali parquet JOIST decking kayu 1
5/5 - (1 vote)

Joist rangka decking kayu – Meski sama-sama difungsikan sebagai pelapis lantai, namun terdapat perbedaan antara flooring kayu dengan decking kayu.

Jika flooring kayu biasa diaplikasikan sebagai pelapis lantai di area indoor, maka decking kayu dirancang khusus untuk lantai outdoor.

Tak hanya berbeda dari segi penempatan, ternyata proses pemasangan decking kayu juga sangat berbeda dengan flooring kayu lho.

Pasalnya, sebelum pemasangan decking kayu harus diberi joist atau rangka terlebih dahulu.

Lantas, apa fungsi dari rangka tersebut? Nah, biar anda gak penasaran, kali ini kami akan kupas tuntas mengenai joist rangka pada decking kayu.

Baca juga : Sedia Decking Kayu Bengkirai Material & Pasang

Apa itu Joist Rangka Decking kayu?

rajawali parquet JOIST decking kayu 2

Joist atau kami dan beberapa tenaga ahli lantai kayu lain sering menyebutnya Bantalan atau Rangka Bawah pada pemasangan decking kayu adalah batang-batang struktur horizontal yang berfungsi sebagai tulang punggung atau dudukan tempat papan decking dipasang (disekrup/dipaku).

Secara sederhana, Joist adalah rangkaian balok penyangga yang berada di bawah lantai kayu utama.

Fungsi Joist Rangka Decking Kayu

Bantalan decking ini bukan sekedar hiasan atau pembeda dari lantai kayu indoor saja, tapi perannya sangat penting demi kenyamanan, keindahan dan juga keawetan, dimana Fungsi-fungsi Joist ini sebagai berikut:

1. Memperkuat Struktur Lantai Decking

Fungsi utama dari pemberian joist rangka dalam proses pemasangan decking kayu, yakni untuk memperkuat struktur.

Memperkuat Struktur Lantai Decking

Adapun mengenai material yang biasa digunakan sebagai rangkanya seperti balok kayu, beton, atau papan dari decking kayu itu sendiri.

Dengan perannya sebagai pondasi, bantalan ini dapat mendistribusikan beban dari decking kayu ke tahan.

Disisi lain, keberadaan bantalan juga dapat menopang beban objek yang berada diatasnya, seperti pegerakan orang-orang ketika berjalan, furniture, dan lain sebagainya.

Baca juga: Menghitung Biaya Pemasangan Decking Kayu Area Outdoor

2. Mencegah Terjadinya Kelembapan

Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa kelembapan menjadi musuh besar bagi semua material kayu termasuk untuk decking kayu.

Mencegah Terjadinya Kelembapan

Hal ini dikarenakan kelembapan yang bersentuhan langsung dengan tanah dapat meningkatkan risiko pembusukan serta pertumbuhan jamur terhadap decking kayu.

Dengan adanya rangka atau joist, maka ia akan menjadi penghalang antara decking kayu dan tanah untuk mencegah kelembapan agar tidak meresap kedalamnya.

3. Sebagai Sistem Drainase

Apabila tidak diberi sistem drainase yang memadai, tentu saja air akan menggenang pada permukaan decking ketika turun hujan.

Sebagai Sistem Drainase

Nah, bantalan inilah yang memainkan peran utamanya untuk mengalirkan air agar jauh dari decking.

Sehingga hal tersebut dapat mengurangi risiko genangan maupun kerusakan dari kelembaban.

Bahkan, ada beberapa pola pemasangan decking yang dirancang dengan kemiringan atau pori-pori untuk mengalirkan air secara efektif.

Berkat adanya rangka joist, maka decking kayu tidak akan mudah mengalami kerusakan akibat genangan air.

Baca juga: Decking Kayu Paling Bagus Untuk Kamar Mandi Area basah

4. Sebagai Peredam Getaran dan Guncangan

Ketika ada aktivitas diatas decking kayu seperti orang yang berjalan maupun meletakkan beban berat, maka akan ada pergerakan dan getaran yang terjadi.

Sebagai Peredam Getaran dan Guncangan

Rangka inilah yang berperan untuk meredam  sebagian dari pergerakan tersebut, sehingga dapat memberikan stabilitas tambahan terhadap struktur decking kayu.

Dengan kata lain, rangka akan membuat decking kayu semakin kokoh dan tidak mudah bergetar.

Tak hanya itu, keberadaan joist rangka juga dapat mengurangi suara berisik yang berasal dari pergerakan orang-orang ketika berjalan diatasnya.

Nah, itulah beberapa fungsi penting dari joist rangka dalam pemasangan decking kayu.

5. Media Penguncian

Bantalan penyangga Decking

Secara teknis, papan decking hanyalah “kulit” luar. Joist atau bantalanlah yang bertugas sebagai “otot” yang mencengkeram kulit tersebut agar tetap pada tempatnya. Tanpa Joist yang tepat, decking tidak memiliki tempat untuk berpegang.

Anda tidak bisa menyekrup papan kayu langsung ke lantai beton (plesteran) atau tanah. Sebab, Beton itu keras tapi getas. Jika kayu disekrup langsung ke beton, saat kayu memuai karena panas, sekrup akan patah atau betonnya yang retak ( spalling ). Selain itu, sekrup kayu tidak dirancang untuk “menggigit” beton.

Joist menyediakan media yang kompatibel secara biologis. Kayu bertemu kayu. Ini memungkinkan sekrup tertanam dengan kencang namun tetap memiliki toleransi mikroskopis terhadap getaran injakan.

Bagaimana Jika Decking Kayu Tidak Diberi Rangka?

Jika dalam pemasangan decking kayu tidak diberi joist atau rangka, maka akan ada berbagai permasalahan yang muncul seperti berikut:

Kurang Stabil

Decking kayu yang tidak didukung rangka akan langsung bersentuhan dengan permukaan tanah, sehingga ia tidak mempunyai struktur penopang yang kuat.

Alhasil, struktur lantai decking kayu mejadi mudah goyang atau tidak rata.

Baca juga: Rekomendasi Model Wall Moulding Untuk Mempercantik Dinding Rumah  

Menimbulkan Genangan Air

Selain kurang stabil, lantai decking tanpa rangka juga menjadi lebih rentan terhadap berbagai kerusakan, seperti kelembapan, berjamur, dan pelapukan akibat adanya genangan air.

Berpotensi Melengkung

Dikarenakan tidak adanya rangka sebagai penopang, tentunya beban dari atas bisa memicu papang decking melengkung atau bahkan hingga patah pada jangka waktu tertentu.

Hasil Pemasangan Tidak Rapi

Pada area tanah yang tidak rata, rangka berperan untuk meratakan permukaan lantai dasarnya.

Oleh karena itu, pemasangan decking kayu yang tidak diberi rangka maka hasilnya tidak rapi.

Jenis Material Untuk joist Decking

Agar pemasangan joist decking maksimal, maka kita membutuhkan sebuah material yang cocok untuk itu. Dibawah ini adalah rekomendasi material untuk joist Decking kayu:

1. Bahan yang Sama dengan Decking

Bantalan Decking kayu

Ini adalah opsi paling ideal secara teknis. Misalnya, jika Anda menggunakan Decking Ulin, maka bantalannya juga menggunakan Kayu Ulin.

Sebab Memiliki koefisien muai-susut yang identik. Artinya, saat cuaca panas atau hujan, decking dan bantalan akan memuai/menyusut dengan irama yang sama, meminimalisir risiko sekrup patah atau kayu melenting.

2. Balok Kayu Keras Lain (Bengkirai/Keruing)

Solusi paling populer untuk menekan biaya tanpa mengorbankan kekuatan struktur. Biasanya menggunakan balok ukuran 4×6 cm.

Pemilihan metode ini bisa membuat Ekonomis dan kuat. Kayu Bengkirai atau Keruing memiliki densitas tinggi yang mampu mencengkeram sekrup dengan sangat kuat (holding power).

Namun, pastikan kayu bantalan sudah di-coating anti rayap atau menggunakan kayu kelas awet I/II agar tidak lapuk duluan sebelum deckingnya.

3. Besi Hollow (Galvanis)

Pilihan favorit untuk area yang membutuhkan presisi tinggi atau peninggian level lantai yang signifikan (panggung).

Kelebihan menggunkana hollow adalah Sangat lurus (presisi), tidak akan memuai/menyusut ekstrem, dan pemasangan lebih cepat.

Tapi, Wajib menggunakan besi Hollow Galvanis tebal (min. 1.2mm) dan dicat anti-karat. Pemasangan decking ke besi memerlukan sekrup khusus (self-drilling screw) yang mampu menembus logam.

4. Tanggul Semen Cor Beton

Kelebihan menggunakan tanggul beton ini adalah tahan air mutlak dan tidak akan pernah membusuk atau dimakan rayap seumur hidup. Sangat cocok untuk area yang langsung bersentuhan dengan tanah basah.

Akan tetapi, Pemasangan lebih rumit. Anda tidak bisa menyekrup langsung. Diperlukan fisher (angkur) dan proses bor beton yang presisi agar papan decking terpasang kencang. Selain itu, permukaan beton harus benar-benar rata agar decking tidak goyang.

Demikian pembahasan mengenai Joist Rangka Decking yang tidak boleh ketinggalan saat ingin menggunakan decking kayu.

Bagi anda yang ingin memesan atau sekedar berkonsultasi seputar produk lantai kayu, silahkan hubungi marketing kami pada nomor yang sudah tertera di website ini ya!

Scroll to Top