Pernah mendengar tentang pohon gelam, atau mungkin kayu dolken? Kayu ini memiliki karakteristik yang sangat menarik dan menjadi salah satu komponen penting dalam dunia kayu lokal. Gelam, dengan ketinggian yang bisa mencapai 12 meter, memiliki batang yang dilapisi warna putih keabu-abuan.
Bukan hanya itu, gelam juga sering disebut sebagai kayu putih karena penampilan kulit batangnya yang tampak terkelupas dan tidak beraturan. Namun, apakah hanya itu keunikan dari gelam?
Mari kita lihat lebih dekat.

Daftar Isi
Tentang Pohon Gelam

Gelam tumbuh secara alami dalam koloni, sering mendominasi area tepi sungai dengan batang yang lurus dan bercabang ringan. Namun, tahukah Anda bahwa apabila daun gelam dipetik terlalu sering sejak muda, pohon ini bisa mengalami gangguan pertumbuhan? Padahal, jika dibiarkan tumbuh normal, tingginya bisa mencapai hingga 35 meter!
Daunnya juga tidak kalah menarik, karena hanya terdiri dari dua bagian utama: tangkai daun dan helaian. Bentuknya mungkin sederhana, tapi yang lebih menonjol adalah cairan khas yang terkandung dalam daun ini, sineol. Ketika diremas, daun gelam mengeluarkan aroma yang langsung kita kenali—minyak kayu putih.

Dan bicara soal bunga, pohon gelam punya bunga kecil berwarna putih yang tumbuh di pucuk ranting, seakan menambah keindahan alaminya. Ditambah dengan buahnya yang berbentuk bulat dan keras, pohon ini benar-benar memiliki banyak sisi menarik.
Tentu saja, gelam tidak hanya dikenal di satu daerah saja. Dengan nama-nama seperti inggolom di Batak, galam di Dayak, hingga baru galang di Makassar, pohon ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai kebudayaan di Indonesia. Setiap daerah memiliki panggilan unik, tetapi karakteristik pohonnya tetaplah sama.
Lalu, apakah pohon gelam hanya terkenal karena penampilannya? Tentu tidak. Ada begitu banyak manfaat dari pohon ini, terutama dalam produk-produk berbasis kayu putih yang kita gunakan sehari-hari. Ingin tahu lebih dalam lagi? Mari kita telusuri lebih jauh keistimewaan lainnya!
Baca juga : Harga Kayu Bangunan Berdasarkan Jenis dan Ukurannya
Karakteristik Kayu Gelam

Tahukah Anda bahwa kayu gelam, atau sering disebut kayu putih, memiliki ciri khas unik berwarna putih keabu-abuan? Kayu ini digolongkan pada kelas II dalam hal kekuatan, sehingga cocok untuk konstruksi bangunan. Namun, dari segi keawetan, kayu ini berada di kelas III, yang artinya memerlukan perawatan lebih agar tidak cepat rusak.
Mengapa kayu gelam begitu dicari? Selain memiliki harga jual yang tinggi, kayu ini tahan terhadap air, rayap, dan jamur. Cocok digunakan di area lembab seperti rawa atau bangunan yang sering terkena air, gelam adalah pilihan tepat untuk jembatan atau tiang penyangga rumah. Kekuatan kayu gelam juga hampir setara dengan kayu jati, menjadikannya pilihan kokoh dalam dunia konstruksi.
Meskipun begitu, pengolahannya memerlukan keahlian khusus karena teksturnya yang agak sulit diolah. Namun, dengan perawatan yang tepat, kayu ini bisa menjadi investasi jangka panjang untuk berbagai kebutuhan bangunan.
Baca juga : Kenali Ciri-ciri Kayu Jati Kualitas Tinggi Grade A B C
Kelebihan Kayu Dolken atau Kayu Gelam

Ada beberapa keunggulan menarik yang menjadikan kayu ini sangat diminati di pasaran. Mari kita bahas satu per satu.
1. Memiliki Nilai Jual yang Tinggi
Tahukah Anda, kayu gelam termasuk salah satu jenis kayu yang dihargai tinggi di pasaran? Betul sekali! Nilainya yang tinggi membuat banyak orang melakukan penebangan secara besar-besaran. Sebab kayu ini memiliki daya jual yang kuat.
2. Tahan Terhadap Air
Salah satu hal yang paling menakjubkan dari kayu gelam adalah ketahanannya terhadap air. Menarik, bukan? Ini tidak mengejutkan mengingat kayu ini biasanya tumbuh di daerah rawa-rawa.
Warna putih keabu-abuannya mungkin terlihat sederhana, tetapi kekuatannya untuk bertahan di lingkungan yang lembap patut di acungi Jempol. Itulah sebabnya kayu gelam sering digunakan dalam konstruksi jembatan atau bangunan yang berisiko terkena air. Apakah Anda membangun sesuatu yang berada dekat air? Pertimbangkan kayu gelam sebagai material untuk hunian anda.
3. Tahan Rayap dan Jamur
Pernah khawatir tentang rayap yang merusak bangunan? Dengan kayu gelam, Anda bisa lebih tenang. Meskipun kayu ini berada di kelas III untuk keawetan, ternyata ia cukup tahan terhadap rayap dan jamur.
Bagaimana bisa? Rahasianya terletak pada minyak alami yang terkandung dalam kayu ini, yang berfungsi mengusir rayap. Ditambah lagi, ketahanannya terhadap air juga membuatnya tidak mudah berjamur, bahkan di area yang lembap. Ini tentu menjadi keunggulan besar jika Anda mencari material tahan lama.
4. Kuat dan Kokoh
Tak lengkap rasanya bila memiliki material kayu yang anti rayap dan air, namun mudah patah bukan? Dalam hal kekuatan, kayu ini berada di kelas II, sejajar dengan kayu jati yang terkenal akan kekuatannya. Jadi, jangan heran jika kayu gelam sering digunakan sebagai penyangga rumah atau struktur bangunan lainnya.
Baca juga : Kayu Merbau Pengertian, Kelebihan, dan Kegunaannya
Kekurangan Jenis Kayu Gelam: Apa yang Perlu Anda Ketahui?

Meski kayu gelam menawarkan berbagai kelebihan, tidak ada produk yang sempurna tanpa kekurangan. Ada beberapa tantangan yang mungkin Anda hadapi saat mempertimbangkan kayu gelam untuk kebutuhan material bangunan anda. Yaitu :
1. Ukurannya Cenderung Kecil
Apakah Anda mencari kayu dengan diameter besar? Mungkin Anda akan menghadapi sedikit kesulitan dengan kayu gelam. Kenapa? Karena kayu gelam umumnya memiliki ukuran yang cenderung kecil.
Hal ini disebabkan oleh praktik penebangan besar-besaran yang dilakukan tanpa diimbangi dengan pembudidayaan yang memadai. Akibatnya, sulit sekali menemukan pohon gelam dengan diameter batang yang besar. Jika ukuran adalah faktor penting untuk kebutuhan kontruksi anda, mungkin kayu gelam bukan pilihan yang bagus.
2. Sulit Dibudidayakan
Pohon gelam termasuk tanaman yang sulit dibudidayakan. Kenapa? Pohon gelam hanya dapat tumbuh di daerah rawa-rawa, seperti di wilayah Kalimantan yang dikenal dengan rawa-rawanya.
Meskipun teknologi pertanian telah maju pesat, metode budidaya pohon gelam yang efektif masih belum ditemukan. Ini menyebabkan habitatnya semakin berkurang dan menghadapi ancaman kepunahan. Jadi, saat menggunakan kayu gelam, Anda juga berperan dalam menjaga kelestariannya.
Harga Kayu Dolken

| Jenis Kayu | Ukuran (cm) | Panjang (m) | Harga (Rp) |
|---|---|---|---|
| Kayu Gelam Dolken Kalimantan Sumatera | 10-12 | 4 | 58,000 |
| Kayu Dolken Gelam | 10-12 | 4 | 50,000 |
| Kayu Dolken Gelam Super Kupas Kulit | 8-10 | 4 | 40,000 |
| Kayu Dolken Gelam Kupas | 6-8 | 4 | 28,000 |
| Kayu Dolken Gelam | 5-7 | 3.5 | 16,500 |
Baca juga : Harga plafon kayu Lambersering
Manfaat kayu Gelam
Dengan kualitas yang sudah dibaca sebelumnya, sebetulnya kita sudah dapat mengenali kegunaan dari kayu gelam ini. Mengingat kayu gelam ini tahan air tentu kayu gelam banyak dimanfaatan untuk :

1. Solusi untuk Bangunan di Daerah Lembap
Kayu ini memiliki sifat tahan air yang sangat baik karena secara alami tumbuh di lingkungan yang basah. Jadi, tidak perlu khawatir jika bangunan Anda akan terkena air terus-menerus. Kayu Gelam bisa bertahan lama dan tetap kuat, menjadikannya pilihan ideal untuk bangunan yang rawan terkena air atau sering terpapar hujan.
1. Pilihan Ideal untuk Konstruksi Rangka Bangunan
Kayu Gelam sering kali digunakan dalam konstruksi, terutama sebagai bahan rangka. Mengapa? Karena kayu ini dikenal kokoh dan kuat. Meskipun ukurannya cenderung lebih kecil dibandingkan beberapa jenis kayu lainnya, kekuatan dan daya tahan kayu Gelam tidak bisa dianggap remeh.
Bayangkan, Anda memiliki bahan yang ringan tetapi tetap mampu menopang beban yang berat. Inilah alasan mengapa kayu Gelam begitu diandalkan dalam proyek bangunan seperti jembatan atau penyangga rumah.
4. Penggunaan dalam Kerajinan Tangan dan Dekorasi

Tidak hanya untuk konstruksi, kayu Gelam juga memiliki kegunaan artistik! Karena teksturnya yang halus dan warna yang menarik, kayu ini sering digunakan untuk berbagai kerajinan tangan dan dekorasi. Jika Anda tertarik membuat dekorasi rumah dengan bahan yang alami dan estetis, kayu Gelam bisa menjadi pilihan yang menarik.
Demikian Pembahasan kali ini mengenai kayu Gelam, dari kelebihan kekurangannya, harga dan ragam manfaatnya. APakah anda tertarik menggunakan kayu gelam ini?
