Jenis Lantai Kayu Sintetis Outdoor Yang Kuat & Anti Air

lantai kayu sintetis outdoor wpc 3
5/5 - (1 vote)

Lantai kayu sintetis Outdoor – Salah satu tantangan utama ketika kita menggunakan kayu untuk area luar ruangan atau outdoor adalah ketahanannya terhadap air dan perubahan cuaca.

Walaupun sebetulnya ada jenis kayu yang tahan seperti Ulin, Bengkirai dan merbau, namun harga yang ditawarkan menjadi bahan renungan tersendiri. Dan mungkin diantara sobat pernah berpikir tentang:

Adakah jenis bahan sintetis mirip kayu yang cocok digunakan untuk outdoor? Jawabannya ada, dan jika Anda penasaran, kita akan bahas:

Baca juga : Harga Decking kayu Outdoor

1) WPC Decking: Solusi Terbaik untuk Lantai Kayu Sintetis Luar ruangan

lantai kayu sintetis outdoor wpc

Jika Anda mencari sebuah alternatif decking lantai kayu outdoor, maka WPC decking adalah penantang utamanya.

WPC Decking adalah jenis lantai kayu sintetis yang terbuat dari campuran serat kayu atau serat alami lainnya dengan bahan plastik, biasanya polyethylene (PE), polypropylene (PP), atau PVC.

Campuran ini menghasilkan bahan yang memiliki penampilan alami kayu tetapi juga ketahanan terhadap cuaca yang bagus dan tahan lama.

Kelebihan WPC Decking Untuk lantai kayu sintetis Outdoor

Ada beberapa keutamaan saat menggunakan decking WPC seperti:

  • Ketahanan Terhadap Cuaca
    WPC Decking tahan terhadap hujan, sinar UV, suhu ekstrem, dan perubahan cuaca drastis. Ini menjadikannya pilihan yang sangat cocok untuk lingkungan outdoor yang berubah-ubah.
  • Tampilan Alami
    Karena dibuat untuk menggantikan decking kayu, maka WPC Decking memiliki penampilan yang sangat mirip dengan kayu alami. Anda dapat memilih dari berbagai gaya dan warna untuk mencocokkan desain ruang terbuka Anda.
  • Ketahanan Terhadap Perawatan
    Lantai ini memerlukan perawatan minimal. Anda tidak perlu khawatir tentang penyegelan, cat ulang, atau pengawetan seperti yang sering terjadi pada kayu alami.

Kekurangan WPC Decking

Ada 3 hal utama yang perlu Anda perhatikan ketika ingin menggunakan decking WPC, seperti

  • Biaya Awal
    Meskipun biaya perawatan jangka panjang rendah, biaya awal untuk memasang WPC Decking mungkin lebih tinggi daripada beberapa opsi lain.
  • Perawatan Rutin
    Meskipun perawatan umumnya minimal, pembersihan periodik diperlukan untuk menjaga penampilan yang optimal.
  • Warna memudar
    karena terbuat dari bahan utama plastik, maka warna kayu di permukaan lama kelamaan akan hilang menjadi plastik.

2) Conwood: Material sintetis Outdoor Modern

lantai kayu sintetis outdoor wpc

Saat ini mungkin tidak banyak orang tahu Conwood.

Conwood adalah material turunan semen yang dibuat dari campuran:

  • Semen fiber,
  • selulosa, dan
  • pasir silika.

Hasilnya adalah papan dengan tampilan menyerupai kayu, lengkap dengan tekstur seratnya, tetapi mempunyai karakteristik seperti beton ringan. Material ini disebut-sebut sebagai alternatif pengganti kayu alam, terutama di area yang terpapar hujan, sinar matahari, dan jamur.

Kelebihan Conwood

Di bawah ini adalah kelebihan Conwood dibanding decking kayu, dijelaskan secara jujur dan apa adanya.

1. Lebih Tahan Air & Cuaca Ekstrem

Decking kayu alami—bahkan jenis kuat seperti Bengkirai atau Merbau—tetap punya risiko:

  • retak,
  • berubah warna,
  • melengkung,
  • atau memerlukan coating ulang.

2. Anti Rayap 100%

Ini salah satu keunggulan absolut Conwood.

Karena terbuat dari semen fiber, Conwood tidak bisa dimakan rayap.
Sedangkan decking kayu tetap berisiko terserang rayap, apalagi bila kualitasnya biasa-biasa saja atau perawatannya kurang.

3. Tidak Mudah Melengkung atau Mengembang

Decking kayu adalah material hidup. Perubahan cuaca bisa membuatnya:

  • melengkung,
  • melintir,
  • atau renggang di sambungan.

Conwood stabil. Tidak berubah bentuk meskipun dipasang di rooftop atau area yang terkena panas berjam-jam setiap hari.

Kekurangan Conwood

Supaya kamu tidak salah pilih, berikut daftar kekurangan Conwood yang paling relevan untuk pengguna rumah maupun kontraktor.

1. Bobotnya Lebih Berat Dibanding Kayu

Karena Conwood berbahan dasar semen fiber, otomatis beratnya jauh lebih besar dibanding decking kayu alami.

Efeknya:

  • proses pemasangan butuh tenaga lebih,
  • ongkos pengiriman bisa lebih mahal,
  • dan tidak cocok untuk struktur lantai yang ringan.

Kalau kamu butuh material yang “enteng tapi kuat”, decking kayu masih jadi pilihan unggul.

2. Tidak Mampu Meniru Estetika Kayu Alami 100%

Meski teksturnya dibuat menyerupai kayu, Conwood tetap terasa seperti material buatan.

Biasanya terlihat dari:

  • pola serat yang lebih repetitif,
  • warna yang lebih datar,
  • dan tidak adanya nuance alami seperti minyak kayu, karakter pori, atau perbedaan gelap-terang alami.

Jika kamu ingin tampilan benar-benar natural, kayulah satu-satunya pilihan.

Jenis Lantai Kayu Asli Outdoor yang Bisa Menjadi Pilihan

Contoh terpasang Decking kayu merbau

Ketika Anda mencari lantai kayu outdoor yang kuat, tahan lama, dan indah, Anda mungkin akan menemui beberapa jenis kayu yang sering digunakan dalam aplikasi ini. Di antaranya adalah Decking Kayu Merbau, Decking Kayu Ulin, dan Decking Kayu Bengkirai.

1. Decking Kayu Merbau

harga Decking kayu Merbau

Merbau adalah kayu keras yang berasal dari daerah Asia Tenggara, terutama Indonesia dan Malaysia. Kayu Merbau terkenal karena ketahanannya terhadap cuaca ekstrem dan daya tahan yang luar biasa.

Keunggulan

Tahan Cuaca
Mirip seperti Ulin, Decking Kayu Merbau memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap cuaca ekstrem, sinar UV, hujan, dan perubahan suhu.

Daya Tahan
Merbau adalah kayu keras yang sangat tahan terhadap kerusakan akibat serangga, pembusukan, dan pelapukan.

Tampilan Eksotis
Kayu Merbau memiliki penampilan yang eksotis dengan warna yang bervariasi dari merah kecokelatan hingga merah jambu tua.

Kekurangan

Harga
Decking Kayu Merbau cenderung memiliki harga yang lebih tinggi daripada beberapa jenis kayu lainnya karena daya tahan dan keindahannya.

Getah mewah
Merbau kerapkali mengeluarkan getah merah yang sulit dihilangkan pada awal-awal terpasang. namun akan habis seiiring waktu.

2. Decking Kayu Ulin

Contoh terpasang Decking kayu Ulin Kalimantan

Ulin, atau belian, adalah kayu asli Kalimantan, Indonesia. Ulin adalah salah satu kayu paling keras di dunia dan telah digunakan selama berabad-abad untuk aplikasi yang memerlukan daya tahan ekstrem.

Keunggulan:

Ekstrem Daya Tahan
Decking Kayu Ulin adalah salah satu yang paling tahan terhadap cuaca, serangga, dan pembusukan.

Kekerasan no 1.
Ulin adalah salah satu kayu paling keras yang ada, menjadikannya sangat tahan terhadap goresan dan tekanan.

Penuaan yang Indah
Seiring waktu, Ulin akan mengalami penuaan dengan warna yang menjadi abu-abu keperakan, memberikan tampilan yang khas.

Kekurangan:

Harga Tinggi
Bahkan dibandingkan Merbau, Decking Kayu Ulin cenderung memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan banyak jenis kayu lainnya.

3. Decking Kayu Bengkirai

pemasangan lantai kayu di samping kolam renang menggunakan decking bengkirai

Bengkirai adalah kayu keras yang berasal Kalimantan. kayu yang menjadi salah satu pilihan populer untuk decking kayu di banyak proyek outdoor.

Keunggulan:

Ketahanan Terhadap Cuaca
Decking Kayu Bengkirai memiliki ketahanan yang baik terhadap cuaca ekstrem, termasuk hujan, panas, dan sinar UV.

Kekuatan
Bengkirai adalah kayu keras yang kuat dan tahan lama.

Harga yang Lebih Terjangkau
Dibandingkan dengan Merbau dan Ulin, Bengkirai biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau.

Kekurangan:

Perawatan
Seperti semua jenis kayu outdoor, Bengkirai memerlukan perawatan dan pemeliharaan rutin untuk menjaga penampilannya.

Ketiga jenis kayu ini adalah pilihan yang baik untuk lantai kayu outdoor, dan pilihan terbaik tergantung pada preferensi pribadi, anggaran, dan kebutuhan Anda. Pastikan untuk merawat lantai kayu Anda dengan baik agar tetap indah dan tahan lama.

Demikian ulasan mengenai lantai kayu sintetis outdoor ini. Apakah anda tertarik memasang decking pada hunian? Yuk hubungi kami untuk mendapatkan informasi menariknya.

Scroll to Top