Pada dasarnya, pagar panel beton berupa pagar dari panel beton yang umumnya dipasang secara vertical.
Adapun proses pemasangannya yang dilakukan dengan menyusun panel secara beringkat diantara dua kolom tiang, sehingga membuat proses instalasinya menjadi lebih cepat namun tetap kokoh.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai keunggulan dan kekurangan pagar panel beton, yuk simak langsung ulasannya dibawah ini.
Keunggulan Pagar Panel Beton

1. Kokoh dan Tahan Lama
Material pagar panel beton terbuat dari beton precast (beton pracetak) yang diperkuat oleh tulangan besi.
Tentu saja kombinasi tersebut membuat strukturnya sangat kuat, tahan terhadap benturan keras, cuaca ekstrim, hingga tahan lembab.
Tak seperti pagar kayu yang mudah lapuk maupun pagar besi yang dapat berkarat, pagar panel beton mampu bertahan hingga puluhan tahun meski tidak diberi perawatan khusus.
Terlebih teksturnya yang kokoh dan sulit ditembus, sehingga dapat melindungi penghuni rumah dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca juga: Mengenal Macam-macam Jenis Pagar Kawat
2. Proses Instalasi yang Mudah
Mengingat dibuat secara pracetak, pastinya semua komponen pagar mulai dari panel dan tiang sudah tersedia kedalam ukuran standar bangunan.
Sehingga hal ini dapat memudahkan proses pemasangan menjadi lebih singkat dan efisien ketimbang pagar cor konvensional, karena harus dilakukan pengecoran di lokasi proyek.
3. Tidak Membutuhkan Perawatan Khusus
Kendati harga awal pemasangan pagar panel beton relatif lebih tinggi dibanding material pagar lain, namun ia lebih hemat pada biaya operasionalnya karena tidak memerlukan perawatan khusus.
Bagaimana tidak? Sebab pagar panel beton tidak perlu di cat ulang setiap tahun maupun diberi perbaikan struktural besar.
Sehingga penggunaan pagar panel beton sangat ideal dijadikan sebagai investasi jangka panjang.
4. Tampilan yang Rapi
Keunggulan berikutnya dari pagar panel beton yang menarik untuk dibahas, yakni memiliki tampilan yang rapi dan seragam.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena pagar panel beton dibuat pracetak yang membuat ukurannya seragam dan presisi.
Baca juga: Aneka Motif Roster Beton Terbaru yang Paling Recommended
Kekurangan Pagar Panel Beton

1. Bobot yang Lebih Berat
Dikarenakan materialnya yang terbuat dari beton padat, panel, dan tiang, sehingga ia memiliki bobot yang sangat berat.
Pastinya hal ini dapat menyulitkan proses pengangkutan, terlebih di lokasi dengan akses terbatas seperti gang sempit maupun daerah berbukit.
Dibutuhkan alat berat untuk mengangkutnya, sehingga dapat memakan biaya operasional lebih tinggi.
2. Hanya Cocok Untuk Lahan yang Rata
Sebenarnya penggunaan pagar panel beton lebih cocok digunakan pada lahan yang datar dan rata.
Jika dipasang pada lahan dengan kontur tanah yang tidak rata, maka diperlukan penyesuaian ekstra pada pondasi maupun susunan panel yang dapat memakan biaya operasional lebih tinggi.
3. Tampilan yang Monoton
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa salah satu kekurangan pagar panel beton terdapat pada tampilannya yang terkesan monoton dan membosankan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, maka anda bisa menambahkan cat atau ornamen pada pagar panel beton.
4. Membutuhkan Pondasi yang Kuat
Apabila pondasinya kurang kokoh, biasanya pagar beton akan mengalami keretakan, miring, bahkan hingga roboh.
Oleh karena itu, pastikan dulu pondasinya harus kuat sebelum memasang pagar panel beton.
Baca juga: Struktur Atap Dak Beton, Apakah Bagus Untuk Hunian ?
Berapakah Harga Pagar Panel Beton?

Harga panel beton dipasaran memang cukup bervariasi karena akan dibedakan berdasarkan ukuran, kualitas material, serta lokasi proyek.
Adapun mengenai gambaran harga panel beton yang diambil dari berbagai sumber seperti berikut:
- Harga Panel Beton: Rp 120 ribu – Rp 180 Per Lembar
- Harga Tiang Kolom Beton: Rp 180 ribu – Rp 250 ribu Per Buah
- Harga Pemasangan: Rp 400 ribu – Rp 600 ribu per meter.
Perlu diketahui, bahwa harga tersebut bisa mengalami perubahan seiring dengan berjalannya waktu.
Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan pagar panel beton?
