kayu ulin vs bengkirai – Decking merujuk pada sebuah produk lantai kayu yang khusus dipasang di area outdoor, seperti taman, halaman, balkon, rooftop, hingga tepian kolam renang.
Tak seperti lantai kayu indoor, yang mana produk decking haruslah menggunakan jenis-jenis kayu yang tahan terhadap faktor cuaca maupun hama serangga.
Kayu ulin dan bengkirai merupakan jenis kayu yang memang selalu diandalkan untuk produk lantai kayu outdoor, karena spesifisikanya yang telah memenuhi standarisasi perkayuan internasional.

Lantas, mana yang lebih bagus diantara kayu ulin dan kayu bengkirai bila dijadikan decking?
Nah, untuk mengetahui perbandingan keduanya, yuk kita simak saja langsung ulasannya dibawah ini.
Karakteristik Kayu Ulin dan Kayu Bengkirai
Perlu diketahui, kayu ulin dan kayu bengkirai merupakan dua jenis kayu keras yang paling populer di Indonesia bahkan di dunia.

Karakteristik Kayu Ulin
Kayu ulin sendiri berasal dari daerah Kalimantan yang memiliki tekstur sekeras besi. Sehingga tak heran jika kayu ulin kerap dijuluki dengan nama kayu besi.
Mengingat teksturnya yang sekeras besi, tentu saja kayu ulin tahan terhadap serangan hama rayap maupun air.
Dilihat dari tampilannya, kayu ulin memiliki warna yang cukup bervariasi, mulai dari cokat kekuningan hingga coklat tua. Adapun tekstur permukaannya halus dengan pola serat lurus dan bercorak.
Karakteristik Kayu Bengkirai
Kayu bengkirai juga berasal dari daerah Kalimantan yang tingkat kekerasan dan ketahanannya hampir sama dengan kayu ulin.
Kayu bengkirai tampil dengan warna coklat muda dan coklat tua, serta memiliki tekstur kasar yang dipercantik berpola serat lurus.
Perbandingan Fisik
Kita akan bandingkan bengkirai dan ulin ini menjadi beberapa perbandingan, yaitu
- Tingkat keras
- Warna dan tampilan
- Ketahan terhadap hama perusak
- harga material
1. Tingkat Kekuatan dan Kekerasan

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa kayu bengkirai memiliki tingkat kekuatan dan kekerasan yang hampir sama dengan kayu ulin.
Namun, dalam hal ini kayu ulin lebih unggul dari kayu bengkirai. Bagaimana tidak? Sebab kayu ulin memiliki tekstur sekeras besi.
Bahkan, kayu ulin juga sering dijuluki dengan nama “Iron Wood” dalam industri perkayuan skala internasional lho.
2. Warna, Tampilan, Tekstur, dan Estetika

Dari segi tampilan, perbedaan kayu ulin dan Kayu bengkirai memang tidak terlalu menonjol.
Pasalnya, kedua jenis decking kayu ini sama-sama menampilkan varian warna coklat muda, coklat kekuningan, hingga coklat tua.
Namun jika dilihat lebih teliti lagi, sebenarnya decking ulin condong ke warna coklat tua sedangkan decking bengkirai cenderung coklat kekuningan.

Tak hanya itu, perbedaan deking kayu ulin dan bengkirai juga bisa dilihat dari segi tekstur. Ya, Kayu ulin memiliki tekstur halus, sedangkan tekstur decking kayu bengkirai cenderung kasar.
Selain itu, Kayu ulin pun memiliki pola serat lurus dan bercorak, sementara serat decking bengkirai hanya berpola lurus saja.
3. Ketahanan Terhadap Serangan Hama (Jamur dan Rayap)

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa jamur dan rayap menjadi permasalahan yang paling umum dialami oleh material kayu.
Ketika material kayu sudah terserang jamur dan rayap, maka wajar saja jika tingkat ketahanan strukturnya semakin rapuh.
Kabar baiknya, serangan jamur dan rayap tidak berlaku bagi kayu ulin dan bengkirai. Pasalnya, kayu ulin dan bengkirai termasuk kedalam tipe kayu keras yang memang tahan terhadap jamur dan rayap.
4. Harga Material Kayu

Setelah mengetahui perbandingan spesifikasinya, penting bagi anda untuk mengetahui perbandingan harga dari kedua material ini.
Pada dasarnya, decking kayu Bengkirai dan Ulin menawarkan harga yang cukup bervariasi. Ya, perbedaan harga tersebut karena berdasarkan ukuran dari decking yang dipesan.
Untuk mengetahui daftar harga produk decking yang terbaru secara lengkap, silahkan klik tautan dibawah ini:
Akan tetapi kayu Ulin memang memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan bengkirai dan jenis kayu lainnya.
Mana yang Terbaik Untuk Dipilih?
Diantara kayu ulin dan bengkirai, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Dan disini kami akan rekomendasikan kedua jenis kayu ini berdasarkan kebutuhan masing-masing.
1. Decking Kayu Ulin

Dengan teksturnya yang sekeras besi, tentu saja decking kayu ulin ini bisa anda aplikasikan untuk kebutuhan lantai outdoor.
Tak hanya unggul dari segi teksturnya saja, bahkan decking kayu ulin juga dapat meningkatkan nilai estetika pada hunian anda.

Bagi anda yang membutuhkan Decking yang memiliki ketahanan terhadap serangan hama, cuaca ekstrim, kayu ulin adalah solusinya. Kayu Ulin sudah teruji memiliki tingkat keras yang luar biasa, ketahanannya sangat baik bahkan bila semakin terkena air, ai justru akan lebih kuat.
Sehingga sangat cocok bagi anda yang menginkan decking yang memiliki umur pakai yang panjang, walaupun investasi lebih besar di awal.
Artikel Terkait: Dapatkan Decking Kayu Ulin Material Outdoor Terbaik
2. Decking Kayu Bengkirai

Seakan tidak kalah dari ayu ulin, yang mana decking kayu bengkirai juga sangat cocok diaplikasian untuk kebutuhan lantai outdoor karena karakteristiknya yang tahan terhadap rayap maupun faktor cuaca.
Akan tetapi, permukaan decking bengkirai yang cenderung kasar sehingga tingkat kenyamananannya memang tidak senyaman decking ulin.

Decking bengkirai menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan kayu ulin, sehingga bisa menjadi alternatif decking lebih ramah budget untuk menghias area outdoor rumah anda.
Baca selengkapnya: Decking Kayu Bengkirai
Nah, itu dia ulasan singkat mengenai perbandingan antaraKayu ulin dengan decking bengkirai untuk decking?
Jadi, Untuk hiasana area outdoor rumah anda, mana yang akan anda pilih, Ulin atau Bengkirai?
