Yuk, Kenali Karakteristik Rumah Gaya Industrial

Rumah Gaya Industrial
5/5 - (2 votes)

Rumah gaya industrial menjadi salah satu desain arsitektur yang mulai banyak peminatnya, terlebih bagi mereka yang menyukai estetika tanpa sentuhan finishing sekaligus fungsional.

Kabarnya, desain ini terinspirasi dari sebuah bangunan pabrik atau Gudang tua yang dialih-fungsikan menjadi hunian rumah.

Tentu saja desain rumah industrial memiliki karakteristik yang berbeda dengan gaya arsitektur lainnya.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai karakteristik desain rumah industrial, mending simak langsung ulasannya di bawah ini.

Karakteristik Desain Rumah Industrial

1. Penggunaan Material Ekspos

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa ciri khas utama yang paling menonjol dari rumah bergaya industrial terdapat pada penggunaan material ekspos.

Material eskpos yang dimaksud berupa beton, baja, kayu kasar, hingga bata merah tanpa di plester.

Penggunaan Material Ekspos

Alih-alih menutupi elemen struktural yang ada, justru desain rumah ini menghadirkan material mentah secara terbuka sehingga terkesan lebih autentik dan kuat.

Contohnya seperti dinding bata merah yang dibiarkan tanpa plester, atau area langit-langit dengan pipa dan saluran listrik yang terlihat menjadi elemen dekoratif tersendiri.

Disisi lain, penggunaan material daur ulang juga kerap diaplikasikan pada rumah bergaya industrial.

Seperti halnya kayu bekas palet atau besi tua bisa digunakan untuk furniture maupun elemen dekorasi, sehingga tampilannya terlihat unik dan nyentrik.

Baca juga: 5 Fakta Desain Rumah Scandinavian yang Menarik Untuk Dibahas

2. Mengusung Warna Netral dan Gelap

Rumah gaya industrial memang selalu didominasi warna-warna yang cenderung netral, seperti abu-abu, hitam, putih, serta cokelat.

Mengusung Warna Netral dan Gelap

Ya, sebab warna-warna tersebut dapat menghadirkan kesan yang maskulin, tegas, dan serasi dengan penggunaan material-material ekspos yang ada.

Agar suasana rumah tidak terkoson monoton atau membosankan, maka anda bisa memadukannya dengan elemen kayu maupun aksen metalik untuk menciptakan sedikit kontras.

Tak hanya itu, pencahayaan yang tepat juga memiliki peranan penting dalam menciptakan kesan kehangatan didalam ruangan.

3. Struktur Terbuka Dengan Ruang Luas

Struktur Terbuka Dengan Ruang Luas

Pada dasarnya, rumah gaya industrial kerap mengusung konsep open space atau ruang terbuka.

Hal ini terilhat dari ruang tamu, ruang makan, dan dapur yang dibuat menjadi satu tanpa adanya sekat agar terkesan lebih luas sekaligus fleksibel.

Bahkan, konsep open space ini juga dapat memaksimalkan pencahayaan alami yang masuk kedalam ruangan melalui jendela.

Dengan begitu, pastinya kondisi ruangan rumah akan terasa lebih terang, hangat, dan nyaman.

Baca juga: Mengenal Desain Rumah Modern Tropis Dan Ciri Khasnya

4. Pencahayaan Alami dan Lampu Industrial

Rumah bergaya industrial sangat membutuhkan pencahayaan alami yang memadai.

Maka dari itu, anda harus menggunakan jendela berukuran besar dengan rangka besi untuk memaksimalkan masuknya pencahayaan alami ke dalam ruangan rumah.

Pencahayaan Alami dan Lampu Industrial

Tak hanya fungsional, jendela besar ini juga bisa menjadi elemen dekoratif yang akan memperkuat kesan industrial.

Adapun penggunaan lampu gantung yang berbahan logam, lampu bohlam ekspos, hingga lampu dinding dengan desain pipa juga kerap menghiasi untuk mempertegas nuansa khas pabrik tua.

Melalui kombinasi antara pencahayaan alami dengan lampu, tentunya akan tercipta tampilan seimbang antara fungsionalitas dan estetika.

5. Furniture Berkarakter dan Serbaguna

Furniture pada rumah bergaya industrial biasanya memiliki desain yang cenderung simpel, kuat, serta fungsionalitas.

Furniture Berkarakter dan Serbaguna

Materialnya pun bermacam-macam, seperti bahan kayu tua, besi, hingga kulit.

Beberapa diantaranya seperti meja kayu dengan kaki besi, rak terbuka dari pipa besi, atau sofa kulit dengan warna cokelat tua yang akan memperkuat kesan industrial.

Dengan pemilihan furniture yang sesuai, pastinya ruangan rumah akan terlihat lebih efisien tanpa mengurangi estetika khas industrial.

Baca juga: 14 Desain tangga Rumah Makin kece dengan Material Kayu

Keunggulan Desain Rumah Industrial:

  • Rumah bergaya industrial dapat menciptakan kesan khas yang autentik dalam memberikan karakteristik tersendiri
  • Penggunaan material ekspos seperti beton, baja, dan kayu kasar yang kuat serta tahan lama
  • Desain ini tidak perlu melakukan banyak pekerjaan maupun perawatan seperti cat atau plester, karena menggunakan material ekspos
  • Mengingat konsep ruangannya yang terbuka, tentu saja dapat memberikan kesan yang lebih luas dan nyaman
  • Adanya jendela berukuran besar memungkinkan cahaya alami masuk lebih banyak kedalam ruangan, sehingga dapat menghemat penggunaan lampu di siang hari

Kekurangan Desain Rumah Industrial:

  • Apabila tidak diberi derkorasi tambahan, warna netral dan penggunaan material pada desain rumah ini akan terkesan kurang hangat dan monoton
  • Kendati proses perawatannya lebih mudah, namun pembuatan desain rumah industrial akan memakan banyak biaya di awal
  • Tanpa adanya insulasi suara yang baik, biasanya suara gema bisa terjadi didalam ruangan dengan dinding dan lantai beton
  • Untuk rumah industrial dari bahan beton biasanya akan terasa panas di cuaca panas, dan terasa dingin di cuaca dingin
  • Bagi sebagian orang, mungkin material mentah tanpa sentuhan finishing terkesan berantakan dan tidak berestetika.

Nah, itulah beberapa keunggulan dan kekurangan dari desain rumah industrial. Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menerapkan desain rumah industrial?

Scroll to Top