4 Bagian Tangga Paling harus Diketahui, Cek Ukurannya Disini!

Bagian Tangga
Rate this post

Bagian Tangga – Tangga adalah elemen penting dalam sebuah bangunan yang menghubungkan lantai satu dengan lantai lainnya. Pembangunan tangga membutuhkan perhatian serius terutama pada aspek pondasi yang menjadi dasar kekuatan konstruksi.

Selain fungsi keamanan, tangga juga harus memiliki estetika yang sesuai dengan desain hunian. Material yang digunakan seperti kayu solid, besi, dan kaca sering menjadi pilihan.

Meski materialnya beragam, bagian-bagian tangga tetap memiliki fungsi yang sama. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai bagian-bagian tangga yang perlu Anda ketahui, antara lain :

Bagian Tangga dan Fungsinya

1. Pondasi Tangga

Pondasi tangga adalah bagian tangga yang paling penting karena berfungsi sebagai tumpuan utama agar tangga tetap kokoh dan tidak mengalami pergeseran.

Biasanya, pondasi tangga dibuat dari material seperti batu kali, beton bertulang, atau kombinasi keduanya. Material seperti pelat baja atau baja profil juga sering digunakan untuk membangun pondasi tangga yang dikenal sebagai ibu tangga.

Ibu tangga ini tidak hanya menopang seluruh anak tangga tetapi juga memastikan stabilitas dan kekuatan keseluruhan tangga. Dengan pondasi yang kokoh, tangga dapat bertahan lama tanpa risiko kerusakan struktural yang bisa membahayakan pengguna.

2. Anak Tangga

Anak tangga adalah bagian tangga yang menjadi pijakan kaki saat naik atau turun tangga. Pijakan horizontal yang disebut tread berfungsi sebagai tempat menapak kaki, sedangkan bagian vertikal yang disebut riser menghubungkan langkah-langkah antara satu anak tangga dengan yang lainnya.

Ukuran tread yang ideal berkisar antara 20 hingga 33 cm, sementara tinggi riser biasanya 15 hingga 18 cm. Material anak tangga harus dipilih dengan mempertimbangkan keamanan dan estetika.

Kayu solid, misalnya, memberikan tampilan natural dan dapat bertahan hingga puluhan tahun, cocok untuk hunian mewah atau bangunan wisata.

Keramik, meskipun ekonomis dan tersedia dalam berbagai motif, memiliki kelemahan karena licin sehingga perlu perhatian ekstra. Beton adalah pilihan kokoh dan tahan lama, sering digunakan di tangga luar ruangan karena teksturnya yang tidak licin.

Sementara itu, besi menawarkan kekuatan luar biasa dan fleksibilitas desain karena dapat dicat sesuai keinginan, menjadikannya populer di bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan.

3. Railing Tangga

Railing atau pegangan tangga adalah bagian tangga yang penting untuk memberikan keamanan tambahan saat menggunakan tangga. Railing biasanya terbuat dari material seperti besi, kayu, atau kombinasi material lainnya, dan dipasang sepanjang anak tangga.

Fungsinya tidak hanya sebagai pegangan untuk membantu pengguna menjaga keseimbangan, tetapi juga sebagai elemen estetika yang memperindah desain tangga. Railing yang dirancang dengan baik dapat menambah nilai visual pada bangunan.

Selain itu, railing juga membantu dalam jalur sirkulasi horizontal, terutama pada tangga yang panjang dan curam, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna.

Baca Juga : 14 Desain tangga Rumah Makin kece dengan Material Kayu

4. Bordes Tangga

Bordes adalah pelat datar yang berada di antara anak tangga, terutama pada tangga berbentuk U atau L. Bordes memiliki fungsi penting sebagai tempat beristirahat sejenak, terutama ketika tangga terlalu panjang dan melelahkan untuk dilalui sekaligus.

Biasanya, bordes dipasang di sudut peralihan tangga dan memiliki ukuran yang lebih lebar dibandingkan anak tangga biasa. Untuk bangunan umum, lebar bordes biasanya antara 120 hingga 200 cm, sementara untuk hunian, lebar minimal adalah 80 cm.

Bordes tidak hanya memberikan kenyamanan tambahan tetapi juga membantu mengurangi risiko kelelahan saat menaiki tangga panjang.

Selain itu, bagian tangga satu ini dapat menjadi elemen desain yang menarik, memberikan kesan elegan dan fungsional pada struktur tangga.

Baca Juga : Harga Papan Tangga Kayu Jati & Merbau Per Trap

Komponen Penting pada Tangga

Selain bagian tangga di atas, tangga juga memiliki beberapa komponen tambahan yang mendukung fungsinya secara keseluruhan. Berikut ini adalah penjelasan tentang komponen penting tersebut:

1. Riser

Bagian tangga yang memiliki bentuk vertikal dari setiap langkah tangga yang menentukan tinggi antar anak tangga. Riser yang dirancang dengan baik memastikan kenyamanan dan keamanan saat melangkah.

2. Tread

bagian tangga horizontal yang menjadi tempat menapak saat berjalan. Lebar tread harus cukup untuk memastikan langkah kaki pengguna stabil dan nyaman.

3. Baluster

Tiang vertikal yang mengisi ruang antara handrail dan shoe rail. Baluster berfungsi sebagai pengaman tambahan, terutama bagi anak-anak atau orang tua yang menggunakan tangga.

4. Shoe Rail

Bagian bawah baluster yang menopang handrail agar lebih stabil. Shoe rail memastikan railing tetap kokoh dan tidak mudah goyah.

5. Newel

Tiang vertikal yang memisahkan satu set baluster dengan yang lain. Newel tidak hanya menambah kekuatan struktur tangga tetapi juga memberikan sentuhan dekoratif pada desain tangga.

Standar Ukuran Tangga

Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan, dan selain mengenal bagian tangga hingga elemen penting, berikut adalah standar ukuran tangga yang harus diperhatikan dalam proses desain dan konstruksi:

1. Ukuran Kemiringan Tangga

Kemiringan tangga yang ideal adalah 24 hingga 42 derajat. Kemiringan ini memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan efisiensi ruang.

Selain itu, ketinggian ruang kepala minimal harus 2 meter agar pengguna tidak terbentur saat menaiki atau menuruni tangga. Ukuran ini, menjadi standar pada setiap rumah.

2. Anak Tangga

Panjang tread disarankan antara 25 hingga 30 cm, sementara tinggi riser berkisar antara 15 hingga 18 cm. Jumlah anak tangga disesuaikan dengan tinggi ruangan, biasanya antara 15 hingga 20 buah.

3. Lebar Tangga

Untuk rumah tinggal, lebar tangga minimal adalah 90 cm hingga 120 cm. Lebar ini cukup untuk satu atau dua orang berjalan dengan nyaman. ukuran tangga ini menjadi patokan yang bisa digunakan, tergantung ukuran dan luas ruangan.

4. Handrails

Ketinggian standar pegangan tangga adalah 90 hingga 100 cm. Pegangan ini dirancang agar mudah dijangkau dan memberikan kenyamanan serta keamanan tambahan.

itulah beberapa bagian dan ukuran standar yang bisa digunakan, pastikan ukuran diatas memenuhi luas dan lebar ruangan yang akan digunakan.

Jadi, sudah tahu bagian-bagian tangga?

Scroll to Top