Ciri-ciri Rumah Sehat – Siapa sih orang di dunia ini yang tidak ingin memiliki tubuh sehat? Tentu saja kita semua sangat menginginkan hal tersebut. Ya, jelas demikian, sebab kesehatan menjadi aset yang paling berharga dalam kehidupan umat manusia. Sehingga tak heran jika kebanyakan orang akan melakukan beragam cara untuk menjaga kesehatan tubuhnya.
Ngomong-ngomong soal menjaga kesehatan tubuh, biasanya kebanyakan orang akan melakukan kegiatan olahraga, menerapkan pola makan sehat, hingga mengonsumsi suplemen vitamin. Padahal, kondisi di dalam rumah juga memiliki pengaruh besar terhadap tingkat kesehatan tubuh lho.
Lantas, seperti apakah ciri-ciri rumah yang sehat untuk keluarga? Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.
Daftar Isi
Ciri-ciri Rumah Sehat
Setidaknya ada beberapa Poin penting yang harus ada sebagai ciri-ciri rumah sehat, Antaranya :
1. Tersedia Pengaturan Limbah yang Baik

Berbicara soal sarang kuman dan bakteri, tentu saja limbah sampah merupakan salah satu sumber yang bisa menciptakan berbagai penyakit. Oleh karena itu, pastikan dirumahmu sudah tersedia pengolahan sampah dan limbah yang baik.
Dalam hal ini, disarankan bagi kamu untuk menggunakan septic tank yang sesuai standar dan kebutuhan. Pasalnya, hal itu bertujuan agar tidak akan mencemari tanah maupun air yang terkandung di dalamnya.
Selain itu, pastikan juga dirumahmu sudah ada pemisah antara sampah organik dan sampah anorganik yang dihasilkan dari rumah. Bila perlu, tempat sampahnya harus selalu dalam keadaan tertutup dan dikosongkan secara berkala.
Adapun perihal jenis sampah organic yang bisa kamu olah kembali untuk dijadikan pupuk kompos, sedangkan jenis sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi sebuah barang seperti kerajinan tangan.
Baca Juga : 6 Tips Sederhana Ini Akan Membuat Rumahmu Lebih Nyaman
2. Terdapat Pencahayaan Alami yang Cukup

Selain menyediakan pengolahan limbah dan ventilasi, Ciri-ciri rumah sehat berikutnya tentu saja pencahayaan alami. Yang juga memiliki peranan yang tak kalah penting dalam menciptakan sebuah rumah yang sehat.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena pencahayaan alami mampu mengurangi tingkat kelembapan berlebihan serta membunuh bakteri di dalam ruangan. Bahkan, kehadiran pencahayaan alami juga tentunya sangat membantu dalam menunjang berbagai aktivitas di dalam rumah.
Akan tetapi, kamar tidur yang terlalu banyak terpapar sinar matahari dianggap tidak bagus karena dapat mengganggu istirahat. Maka dari itu, kamu harus mengatur pencahayaan alami secukup yang sesuai dengan kebutuhan kamar. Untuk faktor pencahayaan buatan seperti lampu, sebaiknya kamu menggunakan jenis lampu yang terang tapi lembu
3. Ada Ventilasi Yang Baik

Saat megambil nafas, tentu tidak hanya oksigen saja yang akan terhirup namun juga berbagai partikel kecil dan zat yang mungkin mengkontaminasi udara. Dengan demikian, maka keberadaan ventilasi merupakan hal yang wajib untuk menciptakan sirkulasi udara yang sehat di dalam rumah.
Pastikan kamu merancang dengan jumlah bukaan dan ventilasi yang sesuai kebutuhan. Tak hanya itu, pastikan juga ventilasi di rumah harus bersifat cross ventilatian agar udara di dalam ruangan bisa ber-regenerasi dengan udara yang ada diluar. Meski di rumahmu itu sudah terpasang AC, namun sirkulasi udara yang alami jauh lebih bagus untuk kesehatan tubuh.
4. Tidak Menggunakan Material yang Mengandung Zat Kimia

Ciri-ciri rumah sehat berikunya yang harus kamu perhatikan dalam menciptakan rumah sehat, yakni tidak menggunakan material yang mengandung bahan kimia. Ada beberapa jenis material yang dianggap berbahaya untuk kesehatan, dimana salah satunya seperti penggunaan asbes untuk atap.
Baca juga : Pilih 10 Jenis Atap Rumah Ini, Bila Bosan Dengan Genteng
Jangan pula menggunakan jenis cat sintetik dan thinner, karena kandungan kimia didalamnya yang cukup tinggi sehingga tidak bagus untuk kesehatan tubuh, terutama untuk saluran penafasan.
Beralih ke area langit-langit, yang mana penggunaan plafon yang berbahan PVC juga dinilai kurang bagus untuk kesehatan pernafasan. Untuk mendapatkan hunian yang sehat, sebaiknya kamu menggunakan plafon lambersering yang berbahan kayu.
Ada Pula cat berbahan dasar air yang rendah VOC (Volatile Organic Compound), lantai bambu yang tumbuh cepat dan mudah didaur ulang, serta isolasi yang ramah lingkungan untuk mengurangi konsumsi energi.
Artikel Terkait : Rekomendasi Jenis Plafon Kayu Terbaik Untuk Rumah
5. Harus Ada Sistem Air Bersih

Pada dasarnya, kebanyakan air ledeng yang ada dirumah kita sudah mengandung krolin. Lantas, apa yang dimaksud dengan klorin..??
Menurut informasi yang didapat, klorin merupakan sebuah kandungan atau zat yang bertugas untuk membunuh jamur dan parasite lainnya di dalam air. Namun, penggunaan klorin yang berlebihan bisa memicu pertumbuhan sel kanker pada tubuh!
Oleh karena itu, Untuk mendapati ciri-ciri rumah sehat, usahakan setiap saluran air bersih di rumah sudah dilengkapi dengan sistem penyaringan yang baik. Adapun mengenai saluran air bersih untuk dikonsumsi, sebaiknya kamu menambahkan penyaring air dengan karbon aktif untuk membunuh semua zat-zat yang bersifat racun.
6. Bebas dari Hama
Menghadapi serangan hama seperti serangga, tikus, atau kecoa bukanlah hal yang menyenangkan. Selain dapat merusak struktur rumah, mereka juga membawa risiko penularan penyakit. Oleh karena itu, memiliki rumah yang bebas dari hama adalah salah satu ciri penting dari rumah yang sehat.
Untuk menjaga rumah dari hama, penting untuk Menyimpan makanan dengan rapat dan dalam wadah tertutup. Mengosongkan tempat sampah secara teratur.Memperbaiki kerusakan struktur rumah yang dapat menjadi pintu masuk bagi hama. Jika masalah hama sulit diatasi, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan jasa profesional dalam mengendalikannya.
7. Kering dan Tidak Lembap
Rumah yang lembap dapat menjadi sarang bagi pertumbuhan jamur dan bakteri yang berpotensi mengganggu kesehatan Anda. Infeksi saluran pernapasan adalah salah satu risiko kesehatan yang dapat timbul dari lingkungan yang lembap. Oleh karena itu, menjaga rumah tetap kering dan tidak lembap sangatlah penting.
Satu cara yang bisa anda gunakan adalah dengan Memastikan ventilasi rumah berfungsi dengan baik dengan membuka jendela dan pintu secara teratur.
Bisa juga dengan Segera menangani kebocoran pipa atau atap yang dapat menyebabkan kelembapan.Menghindari menumpuk pakaian basah di dalam ruangan.Dengan menjaga rumah tetap kering, Anda dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman untuk keluarga Anda.
Baca juga : Cara Mencegah Dan Menghilangkan Jamur Perusak Kayu
8. Pastikan Setiap Ruangan Rumah Tidak Bau

Ada banyak sekali berbagai faktor yang dapat membuat ruangan rumah menjadi bau, seperti asap dari masakan, asap rokok, sisa makanan yang tidak dibersihkan, dan lain sebagainya. Selain dapat mengurangi tingkat kenyamanan, tentu saja ruangan rumah yang bau juga akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh lho!
Maka dari itu, kamu harus memastikan setiap ruangan di rumah tidak bau dengan menggunakan produk pewangi khusus ruangan. Ya, terlebih untuk area dapur dan kamar mandi, dimana kedua ruangan tersebutlah yang memang rawan terkena bau tak sedap.
9. Menggunakan Jenis Lantai yang Tepat

Dari sekian banyaknya jenis material lantai yang tersedia dipasaran, lantai kayu parket pun menjadi pilihan terbaik untuk menciptakan rumah sehat. Mengapa demikian?
Berdasarkan dari hasil penelitian, yang menyebutkan bahwa lantai kayu atau parket memiliki kemampuan untuk mengeluarkan ion negatif dalam ruangan. Bukan hanya itu, bahkan lantai kayu juga memiliki kemampuan yang dapat menyerap energy panas, dan kemudian akan dialirkan ke dalam ruangan.
Hasilnya, suhu di dalam ruangan akan tetap terasa hangat meski berada di tengah musim dingin. Secara otomatis hal tersebut sangat bagus untuk kesehatan tubuh, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit rematik.
Dari segi materialnya produk lantai kayu tersebut akan dibedakan lagi kedalam dua jenis, yaitu lantai kayu solid dan lantai kayu sintetis. Lantai kayu solid terbuat dari bahan kayu asli tanpa campuran bahan apapun, sedangkan lantai kayu sintetis terbuat dari serbuk kayu yang dicampur dengan berbagai bahan kimia lainnya.
Guna memaksimalkan tingkat kesehatan dalam rumah, tentu saja lantai kayu solid ini sangat direkomendasikan karena bahannya yang terbuat dari kayu asli.
Baca Selengkapnya : List Harga Lantai Kayu & Biaya Pasang Parket
10. Rumah Dengan Kebersihan Yang Terjaga

Percuma saja dekorasi dan penataan furniturenya sudah tepat, namun tingkat kebersihan dan kerapihan rumahnya tidak pernah kamu perhatikan. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban bagi kamu untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kerapihan rumah.
Agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal, kamu harus membersihkan kamar rumah secara rutin dalam seminggu sekali, atau minimalnya 2 minggu sekali. Sedangkan untuk tingkat kerapihannya harus dilakukan ketika kondisi rumah sudah mulai terlihat berantakan.
11. Keberadaan Ruang Terbuka dan Hijau

Ciri-ciri rumah sehat berikunya adalah Ruang terbuka dan hijau di sekitar rumahmu memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan. Bayangkan halaman rumahmu dikelilingi oleh pepohonan, bunga-bunga yang berwarna-warni, dan tanaman-tanaman hijau yang menyejukkan mata. Nah, inilah yang dimaksud dengan ruang terbuka dan hijau.
Ruang terbuka memungkinkanmu untuk melakukan berbagai aktivitas outdoor yang menyenangkan. Kamu bisa bermain bersama keluarga, berkumpul dengan teman-teman, atau bahkan hanya duduk-duduk santai sambil menikmati angin segar dan pemandangan yang indah.
Bermanfaat juga untuk Mengurangi Stres dan Kesehatan Mental
Tidak ada yang lebih menenangkan daripada berada di tengah-tengah alam. Ruang hijau dapat menjadi tempat pelarianmu dari kegiatan sehari-hari yang penuh tekanan. Dengan berada di alam, stres dan kecemasanmu bisa berkurang, dan pikiranmu menjadi lebih jernih.
Penelitian telah menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan di alam dapat meningkatkan kesehatan mental dan emosional seseorang. Ruang terbuka dan hijau bisa menjadi tempat untuk merenung, bermeditasi, atau sekadar menyendiri dengan pikiranmu.
Jika kamu memiliki lahan yang terbatas, jangan khawatir. Kamu masih bisa memiliki taman kecil di teras atau balkonmu. Gunakan pot-pot kecil untuk menanam tanaman hias atau sayuran dan buah-buahan kecil. Meskipun kecil, taman ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi kesehatanmu.
Baca juga : 5 Alasan Penerapan Lantai Kayu Deck Kolam Renang
12. Desain Ergonomis dan Aksesibilitas

Desain rumah yang ergonomis dan mudah diakses memiliki peran penting dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan bagi semua penghuninya. Ini tentang membuat rumah menjadi tempat yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga nyaman dan aman untuk digunakan setiap hari.
Desain ergonomis berfokus pada pembuatan ruang dan perabotan yang sesuai dengan bentuk dan fungsi tubuh manusia. Ini membuat aktivitas sehari-hari seperti duduk, berdiri, atau menggunakan peralatan rumah tangga menjadi lebih nyaman dan efisien..
Ketika lingkungan rumahmu dirancang secara ergonomis, itu dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Misalnya, memiliki meja kerja yang nyaman dan kursi yang mendukung postur tubuh dapat membuatmu lebih fokus dan efektif dalam pekerjaan atau studi.
Cara Menciptakan Desain Ergonomis dan Aksesibilitas
Pastikan bahwa perabotan utama, seperti meja, kursi, dan tempat tidur, sesuai dengan tinggi dan ukuran tubuhmu. Ini akan membantu mencegah masalah postur dan nyeri yang disebabkan oleh penggunaan perabotan yang tidak sesuai.
Letakkan perabotan dengan strategis untuk memaksimalkan ruang dan cahaya alami. Hindari penempatan yang menghalangi akses ke pintu atau jendela, dan pastikan ruangan mendapatkan pencahayaan yang cukup untuk mencegah kelelahan mata.
baca juga : Karakteristik Desain Rumah Kontemporer: Mewah dan Menawan
13. Manajemen Kebisingan: Ciri-ciri rumah sehat

Kebisingan yang berlebihan dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan gangguan tidur. Dengan mengelola kebisingan, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan mendukung kesehatan mental kita.
Lingkungan yang tenang dan bebas dari gangguan suara dapat membantu kita mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan berkualitas. Ini penting untuk memulihkan energi dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Ketika kita bekerja atau belajar di rumah, lingkungan yang tenang akan membantu kita tetap fokus dan produktif. Kebisingan yang berlebihan dapat mengganggu konsentrasi dan mengurangi efektivitas kita dalam melakukan tugas-tugas penting.
Cara Mengelola Kebisingan
Memasang isolasi akustik di dinding, langit-langit, dan lantai dapat membantu mengurangi suara dari luar atau antar ruangan. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan seperti kaca tebal, panel dinding berlapis, atau karpet tebal.
Gunakan peredam suara seperti gorden tebal atau tirai blackout di jendela untuk mengurangi masuknya suara dari luar. Selain itu, peredam suara juga bisa dipasang di dinding atau langit-langit untuk meredam suara di dalam rumah.
Nah, itulah beberapa ciri-ciri rumah sehat untuk keluarga, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan referensi saat hendak menata rumah.
