Ukuran Keramik Lantai – Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa keramik merupakan salah satu material yang kerap digunakan sebagai alas lantai.
Dengan harga yang terjangkau, tahan lama, indah di pandang, mudah di bersihkan dan tidak mudah rusak, membuat lantai keramik seolah menjadi jenis lantai sempurna untuk hunian.
Tentu saja hal itu dapat memudahkan anda untuk memilih lantai keramik yang sesuai dengan kebutuhan dan konsep rumah. Namun, masih banyak yang beranggapan bahwa lantai keramik dan lantai porselen adalah jenis yang sama.

Padahal, antara lantai keramik dengan lantai porselen memiliki perbedaan lho. Dari segi kepadatan, mungkin lantai keramik ini lebih rendah ketimbang lantai porselen. Begitu juga dengan daya tahan lantai keramik yang tidak sekuat lantai porselen.
Itu sebabnya, mengapa harga lantai porselen agak lebih mahal dari harga lantai keramik. Meski demikian, lantai keramik mempunyai daya penyerapan yang lebih tinggi dari lantai porselen.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai berbagai macam ukuran lantai keramik, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.
Standar Ukuran Keramik
Pada dasarnya, setiap tipe lantai keramik memiliki spesifikasi dan juga ukuran yang berbeda-beda. Misalnya lantai keramik biasa dan keramik type granit, memiliki ukuran yang berbeda. ukuran keramik juga bisa bervariasi tergantung pada produsen dan negara asalnya.

Selain itu juga, ukuran keramik juga dapat disesuaikan dengan permintaan khusus dari pelanggan. Sebaiknya konsultasikan kebutuhan Anda kepada produsen keramik atau kontraktor yang akan melakukan pemasangan keramik untuk mendapatkan saran yang tepat.
Keramik dapat tersedia dari ukuran-ukuran ini :
- 10 x 10 cm
- 20 x 20 cm
- 25 x 25 cm
- 30 x 30 cm
- 40 x 40 cm
- 45 x 45 cm
- 50 x 50 cm
- 60 x 60 cm
- 80 x 80 cm
- 100 x 100 cm
- 120 x 120 cm
Nah, ukuran-ukuran ini tidak semuanya untuk lantai, ada beberapa jenis untuk dinding, ornament, kubah masjid dan tempat lainnya. Adapun ukuran keramik lantai yang biasanya digunakan secara umum ada di bawah ini :
Ukuran Keramik Standar Untuk Lantai
- Ukuran kecil : 20 x 20 cm
- Ukuran standar : 30 x 30 cm
- Ukuran sedang : 40 x 40 cm
- Ukuran besar : 45 x 45 cm
- Ukuran ekstra besar : 50 x 50 cm
Ukuran Ketebalan Lantai Keramik
- Untuk keramik ukuran kecil : 7 mm
- Untuk keramik ukuran standar : 11 mm
- Untuk keramik ukuran sedang : 12 mm
- Untuk keramik ukuran besar : 13 mm
- Untuk keramik ukuran ekstra besar : 14 mm
Memilih Keramik yang tepat Beradasarkan Ukurannya :
Ukuran keramik dapat bervariasi, tergantung pada kebutuhan dan fungsinya di dalam rumah atau bangunan. Berikut adalah beberapa ukuran keramik yang umum:
keramik ukuran kecil Untuk Detail
5 x 5 cm
8 x 8 cm
10 c 10 cm

Keramik ukuran kecil ini umumnya digunakan untuk bidang kecil dengan kedetailan tektur yang tinggi, seperti untuk tiang, kolam, ornament dinding, finishing kubah masjid, pagar rumah dan lain sebagainya.
tak hanya itu, keramik ukuran kecil ini dapat dipadukan juga dengan keramik lain sehingga tercipta kombinasi motif keramik yang lebih manarik.
keramik ukuran kecil Untuk Ruangan Kecil
20 cm x 20 cm
25 cm x 25 cm
20 cm x 25 cm
Keramik dengan ukuran ini digunakan sebagai kebutuhan ruangan yang berukuran kecil seperti dapur, kamar mandi, janitor, tempat wudhu dan area serupa lainnya.
keramik ukuran Standar lantai
30 x 30 cm
40 x 40 cm
45 x 45 cm
50 x 50 cm
ukuran keramik ini juga biasanya digunakan sebagai lantai atau dinding utama pada kamar mandi atau dapur, dan bisa juga digunakan di area yang lebih besar seperti ruang tamu atau ruang keluarga.
keramik untuk Ruangan yang lebih Besar
60 x 60 cm
80 x 80 cm
Ukuran keramik ini biasanya digunakan utnuk kebutuhan ruangan yang lebih besar, seperti aula, ruang keluarga, ruang tamu dan area komersial.
Ukuran keramik yang besar ini biasanya memberikan tampilan yang lebih mewah dengan berkurangnya nat antara keramik.
Fungsi keramik sendiri antara lain sebagai penutup lantai dan dinding yang tahan air, tahan gores, mudah dibersihkan, dan memiliki keindahan estetika yang tinggi.
Menghitung Kebutuhan Keramik Untuk Ruangan

Sebagai contoh kita berencana ingin menghitung kebutuhan keramik untuk sebuah ruangan dengan ukuran panjang 4 meter dan lebar 3 meter. Ukuran keramik yang akan dipasang adalah 30 x 30 cm dengan lebar celah antar keramik 3 mm.
Langkah-langkah perhitungannya adalah sebagai berikut:
- Hitung luas ruangan: 4 meter x 3 meter = 12 meter persegi.
- Hitung luas keramik yang dibutuhkan: karna ukuran keramik 30 x 30 cm, maka 1 keramik memiliki luas 0,09 meter persegi (0,3 m x 0,3 m). Maka, luas total keramik yang dibutuhkan untuk menutupi seluruh ruangan adalah 12 meter persegi / 0,09 meter persegi = 133,33 atau 134 keramik.
- Tambahkan cadangan keramik sebesar 10%, maka total keramik yang harus dibeli adalah 134 keramik + (10% x 134 keramik) = 147 atau sekitar 150 keramik.
- Hitung jumlah grout yang dibutuhkan: lebar celah antar keramik 3 mm, maka jumlah grout yang dibutuhkan adalah sekitar 1 kg untuk setiap 4 meter persegi luas keramik. Dalam hal ini, jumlah grout yang dibutuhkan adalah sekitar 1 kg untuk 12 meter persegi / 4 meter persegi x 3 mm = 0,09 kg atau sekitar 90 gram.
Jadi, untuk ruangan dengan ukuran 4 meter x 3 meter dan menggunakan keramik ukuran 30 x 30 cm dengan lebar celah antar keramik 3 mm, kita membutuhkan sekitar 150 keramik dan 90 gram grout. Namun, perlu diingat bahwa perhitungan ini hanya sebagai panduan dan kebutuhan sebenarnya dapat berbeda tergantung pada situasi dan kondisi di lapangan.
Daftar Harga Lantai Keramik Terbaru
Sebenarnya harga keramik akan dibedakan dari ukurannya. Ya, semakin besar ukuran lantai keramik tersebut, maka akan semakin mahal pula harganya. Tak hanya dari segi ukuran, bahkan harga lantai keramik juga akan dibedakan berdasarkan tipenya. Adapun mengenai daftar harga lantai keramik yang terbarunya seperti berikut :
| Tipe & Ukuran Lantai Keramik | Isi / dus | Harga |
| Keramik Golongan A 20 x 20 cm | m2 (25 pcs) | Rp 87.000 |
| Keramik Golongan B 20 x 20 cm | m2 (25 pcs) | Rp 90.000 |
| Keramik Golongan B 30 x 30 cm | m2 (11 pcs) | RP 87.000 |
| Keramik Golongan C 30 x 30 cm | m2 (11 pcs) | Rp 91.000 |
| Keramik Golongan A 40 x 40 cm | m2 (6 pcs) | Rp 90.000 |
| Keramik Golongan B 40 x 40 cm | m2 (6 pcs) | Rp 105.000 |
| Keramik Golongan B 45 x 45 cm | m2 (5 pcs) | Rp 113.000 |
| Keramik Golongan A 50 x 50 cm | m2 (4 pcs) | Rp 123.000 |
Baca Juga : Daftar Harga Lantai Kayu
Berbagai Pilihan Motif Lantai Keramik
Sebagai tambahan informasi, selain di tinjau dari ukuran, pemilihan lantai keramik juga dapat di lihat dari jenis motif pada keramik.
1. Keramik Motif Polos

Motif keramik yang satu ini memang sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia. Pasalnya, jenis keramik motif polos selalu diproduksi dalam jumlah yang banyak serta menawarkan harga relative murah.
Pada umumnya, keramik biasa ini hadir kedalam beberapa ukuran mulai dari 30 – 80 cm persegi, hingga bentuk persegi panjang yang berukuran 30 x 15 cm. Keramik tersebut tidak sulit untuk kita jumpai dipasaran, karena sudah tersedia di semua toko-toko bangunan.
2. Keramik Motif Kayu

Ini dia salah satu motif keramik yang memang paling banyak diminati oleh konsumen. Hal itu bukan tanpa alasan, karena lantai keramik dengan motif kayu ini dapat mempertegas nuansa yang lebih mewah, elegan, dan natural. Adapun mengenai beragam keramik motif kayu yang tersedia, seperti motif kayu jati, kayu bengkirai, merbau, dan lain sebagainya.
Artikel Menarik Lainnya : Inilah Perbandingan Lantai Kayu Dengan Lantai Keramik
3. Keramik Motif Terazzo

Untuk anda yang menyukai rumah bernuansa etnik dan klasik, maka keramik motif teraso ini merupakan pilihan yang paling tepat. Karakter utama pada keramik teraso mengusung motif yang menyerupai pecahan batu.
Sedangkan materialnya terbuat dari bahan limbah marmer yang diolah kembali, sehingga dapat dijadikan alternative untuk lantai yang menyuguhkan tampilan memukau. Adapun mengenai berbagai jenis motif yang tersedia, mulai dari serpihan batu alam, serpihan kaca, dan serpihan kerang laut.
Keramik teraso pada umumnya berukuran 20 x 20 cm hingga 60 x 60 cm, yang sering diapliaksikan pada bangunan berupa restoran, cafe, villa, dan lain sebagainya.
4. Keramik Motif Mozaik

Indah, unik, dan eksotik, itulah kesan-kesan yang tergambar pada lantai keramik dengan motif mozaik. Tak hanya diaplikasikan sebagai lantai, bahkan keramik motif mozaik juga kerap diaplikasikan sebagai dinding kamar mandi untuk menghadirkan nuansa yang lebih berbeda.
5. Keramik Motif Hexagon

Keramik motif hexagon juga tidak kalah cantiknya dengan keramik motif mozaik. Pada umumnya, motif keramik yang satu ini sering diaplikasikan pada rumah-rumah tipe minimalis. Hal itu bukan tanpa alasan, karena penggunaan lantai keramik motif hexagon dapat membuat suasana di dalam rumah tampak lebih hidup dan tidak monoton.
Baca Juga : Daftar Harga Vinyl Lantai Motif Kayu Terbaru
6. Keramik Motif Porselen

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa harga lantai porselen itu jauh lebih mahal dari harga lantai keramik. Tapi anda tidak perlu khawatir, karena saat ini sudah hadir lantai keramik yang mengusung motif porselen lho.
Meskipun daya tahannya tidak sebagus lantai porselen yang asli, namun setidaknya tampilan motif pada keramik yang satu ini sudah menyerupai lantai porselen.
Adapun mengenai berbagai keunggulan dan kekurangan dari lantai keramik yang harus anda ketahui seperti berikut :
Keunggulan Lantai Keramik
- Harga yang relatif lebih murah dibanding material lantai lainnya
- Mudah dijumpai dipasaran
- Tersedia berbagai motif dan ukuran
- Kuat dan tahan lama
- Tidak membutuhkan perawatan yang khusus
Kekurangan Lantai Keramik
- Memiliki tekstur keras
- Licin saat terkena air, sehingga bisa meningkatkan risiko terpeleset
- Permukaan lantai akan terasa dingin di musim hujan, yang tentunya kurang bagus bagi penderita penyakit rematik.
Demikianlah ulasan singkat mengenai informasi ukuran dan daftar harga lantai keramik terbaru, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.
