Plafon WPC – Belakangan ini penggunaan material sintetis memang sudah menjadi tren untuk kebutuhan dekorasi interior maupun eksterior rumah.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena material sintetis menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan kayu solid.
WPC menjadi salah satu jenis material sintetis yang paling laris dipasaran. Lantas, apa itu WPC?
Pengertian WPC
Istilah WPC merupakan singkatan dari Wood Plastic Composite, dimana ia terdiri dari campuran serat kayu sebanyak 50% dan plastik 50%.

Berkat perpaduan material tersebut, WPC terbukti tahan terhadap pengaruh cuaca ekstrim maupun serangan rayap.
WPC itu sendiri diproses dalam bentuk lembaran atau papan dengan motif serta warna yang menyerupai kayu asli.
Sehingga tak heran jika material WPC cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan dekorasi rumah, salah satunya plafon.
Kelebihan Plafon WPC

1. Tahan Terhadap Air
Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa material kayu solid selalu mengalami pelapukan ketika terkena paparan air secara terus-terusan.
Namun, masalah tersebut sama sekali tidak berpengaruh terhadap plafon WPC.
Itu artinya, anda tidak perlu ragu untuk memasang plafon WPC di area outdoor yang sering terkena paparan air.
Baca juga: Plafon PVC Pengganti Lambersering kayu
2. Tahan Rayap dan Jamur
Tak hanya tahan terhadap air, plafon WPC juga tahan terhadap rayap dan jamur lho.
Hal ini dikarenakan bahan dasarnya yang terbuat dari perpaduan serat kayu dan plastik, sehingga ia tidak mempan terhadap serangan jamur dan rayap.
3. Tampilan yang Mirip Kayu Asli
Meskipun bukan kayu murni, namun plafon WPC hadir dengan warna serta motif yang menyerupai kayu asli.
Bahkan yang lebih menariknya lagi, plafon WPC tersedia kedalam berbagai varian warna mulai dari cokelat tua, cokelat gelap, abu-abu, dan masih banyak lagi.
4. Bobotnya yang Ringan
Selain karena bobotnya yang ringan, plafon WPC juga sudah dillengkapi dengan system pengunci dan sekrup yang membuatnya cukup mudah dipasang.
Terlebih teksturnya yang lentur, sehingga plafon WPC bisa dipotong maupun dibentuk sesuai dengan kebutuhan desain rumah.
5. Perawatan yang Tidak Ribet
Tak seperti plafon kayu asli yang membutuhkan perawatan rutin, seperti pengecatan ulang hingga pemberian lapisan anti rayap.
Ya, perawatan plafon WPC hanya cukup dengan membersihkannya dari berbagai kotoran dengan lap kain.
Kekurangan Plafon WPC

1. Lebih Mahal Dibanding Triplek
Jika dibandingkan dengan material triplek, pastinya plafon WPC menawarkan harga yang jauh lebih mahal.
Meski mahal, hal ini sebanding dengan ketahanan dan estetika yang dimiliki plafon WPC.
2. Tidak Senatural Kayu Asli
Untuk anda yang lebih suka dengan tampilan natural, maka penggunaan plafon WPC bisa dibilang kurang tepat.
Ya, meski dibuat dengan warna dan serat menyerupai kayu asli, namun tampilan plafon WPC tidaklah senatural kayu asli.
3. Tidak Terlalu Tahan Terhadap Panas Ekstrim
Mengingat bahan dasarnya yang mengandung plastik, biasanya plafon WPC akan mengalami pemuaian ketika terpapar langsung oleh sinar matahari dalam jangka panjang.
Nah, itu dia beberapa kelebihan dan kekurangan plafon WPC yang bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan.
Berbagai Contoh Plafon WPC yang Terpasang

Plafon WPC memang cocok diaplikasikan untuk dekorasi interior, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, ruang tengah, dan lain sebagainya.
Bahkan plafon WPC bisa dipasang di area dapur dan kamar mandi, karena karakteristiknya yang tahan terhadap air dan lembab.
Lebih dari itu, plafon WPC juga ideal dipasang di area semi outdoor seperti balkon, teras, rooftop, dan lain sebagainya.
Lantas, apakah penggunaan material WPC hanya sebatas untuk plafon saja?
Baca selengkapnya: Berbagai Fungsi WPC (Wood Plastic Composite)
Demikianlah penjelasan singkat mengenai plafon PVC beserta kelebihan dan kekurangannya.
