Lantai kayu adalah salah satu jenis lantai yang memiliki keunikan tersendiri. Sebab kesan, rasa pijakan kaki, keindahan dan juga proses pemasangannya, benar-benar berbeda dibandingkan jenis lantai konvensional.
Ya, proses pemasangan lantai kayu ini terbilang sangat unik, Saat proses pemasangnnya anda memerlukan sebuah material tambahan yang disebut Polyfoam sebagai alasnya.
Apa itu Polyfoam
Polyfoam merupakan bahan berupa busa berstruktur berpori yang digunakan sebagai bantalan atau underlayer di bawah lantai kayu. Bahan ini memiliki sifat yang elastis dan empuk sehingga dapat meredam suara, menyerap kelembapan, serta memberikan ketahanan terhadap guncangan dan tekanan pada lantai kayu.
Keberadaan polyfoam pada lantai kayu ini dinilai cukup penting karena memiliki beberapa fungsi utama. Pertama, polyfoam berperan sebagai lapisan penyerap suara yang mengurangi kebisingan yang dihasilkan dari langkah kaki atau aktivitas lain di atas lantai. Hal ini membuat ruangan terasa lebih tenang dan nyaman untuk ditinggali.
Apakah memasang Lantai Kayu itu harus menggunakan alas Poly Foam ?
Hal ini sering sekali menjadi pertanyaan bagi Konsumen yang ingin menggunakan Lantai Kayu.

Fungsi PolyFoam pada Lantai kayu
Perlu diketahui beberapa hal dari fungsi dan kegunaan Poly Foam untuk Lantai kayu.
- Poly Foam Untuk menahan Keringat dari Plesteran atau Acian
- Poly Foam Untuk menstabilkan kelembaban.
- Poly Foam Untuk menstabilkan permukaan lantai yang bergelombang.
- Poly Foam Hanya digunakan untuk Bahan Parket / Lantai Kayu yang pemasangannya tidak Permanen (sewaktu-waktu bisa dibongkar).
1. Poly Foam Untuk menahan Keringat dari Plesteran atau Acian
Lantai yang sudah diplester ataupun di Aci sifatnya mengeluarkan keringat air meskipun sudah kering kecuali dalam keadaan terbuka. Sedangkan jika Plesteran atau acian tertutup barang seperti triplek atau Lemari, akan mengeluarkan keringat yang dikarenakan kurangnya sirkulasi udara untuk menguapkan air keringat.
Dan air keringat ini sangat mempengaruhi pada kestabilan Lantai Kayu yang efeknya Material Lantai Kayu bisa mengembang (membesar dari ukuran aslinya).
Itulah sebabnya kenapa Parket yang sudah dipasang sering terjadi cembung dan bergelombang pada sebagian permukaan. itu dikarenakan ketika material parket itu mengembang kemudian saling mendorong, dan ketika tidak ada ruang untuk berubah, akhirnya parket itu naik ke atas.
2. Poly Foam untuk Menstabilkan Kelembaban
Pada dasarnya permukaan Lantai yang diplester atau di Aci itu memiliki suhu yang berubah-ubah. Terkadang panas pada saat musim panas, dan terkadang dingin disaat musim hujan. Cuaca dan suhu yang berubah-ubah ini sangat berpengaruh pada Parket, terlebih lagi untuk Parket jenis Laminate. efeknya Material Lantai Kayu itu bisa memuai (membesar dari ukuran aslinya) pada saat dingin dan mengempis pada saat panas.
3. Poly Foam Untuk menstabilkan permukaan lantai yang bergelombang
Pada dasarnya permukaan Lantai yang sudah diplester atau di Aci itu ada kadar gelombangnya meskipun hanya sebutir pasir. dan itu akan mempengaruhi pada proses Pemasangan Lantai Kayu.
4.Poly Foam Hanya digunakan untuk Bahan Parket (Lantai Kayu) yang pemasangannya tidak Permanen.

Poly Foam itu hanya digunakan untuk memasang Lantai Kayu sejenis Laminate Flooring, Engineer Flooring, dan atau parket Solid Finish UV yang Materialnya sudah Finish pabrik sebelum dipasang, seperti Produk Flooring Merbau Finish UV dan Flooring Kayu Sonokeling, atau jenis Flooring lainnya.
Jenis Flooring Laminate dan dan Flooring solid yang sudah finish ini Sistem pemasangannya tidak permanen (sewaktu-waktu bisa dibongkar).
Baca juga : List Harga Lantai kayu & Biaya pasang parket
Tidak Suma Parquet Solid membutuhkan Alas PolyFoam
Pada umumnya, parquet atau lantai kayu tidak menggunakan Polyfoam sebagai alas lantai kayu. Secara umum, parket bisa dipasang lansung diatas acian. Jenis Parket Solid Unfinish (di finishing atau Coating setelah terpasang) ini dipasang secara permanen (tidak bisa dibongkar).
Jadi ketika Anda bermaksud ingin merubah warna pada parket solid ini, alternatifnya di finish ulang dengan di tambah pewarna (Wood Stain) dan akan tampil seperti baru lagi.
Penggunaan alas Polyfoam pada lantai kayu hanya dimaksudkan pada beberapa fungsi yang sudah dijelaskan diatas.

Sedangkan untuk lantai kayu tempel berupa parket HDF (lantai kayu laminated), anda wajib menggunakan alas Lantai kayu Polyfoam, agar meratakan dan membuat laminated flooring (parket HDF yang terpasang tidak berisik.
Ada beberapa keuntungan menggunakan lantai kayu solid dengan cara di Lem tanpa Polyfoam yaitu :
1) Kestabilan Struktural yang Lebih Baik
Dengan menggunakan lem langsung, lantai kayu solid akan lebih stabil secara struktural karena melekat langsung ke lantai dasar. Hal ini mengurangi kemungkinan terjadinya celah atau ruang di antara Nat lantai dan underlayer, sehingga menghasilkan permukaan yang lebih Rapih, rapat, kokoh dan kuat.
2) Reduksi Tingkat Kebisingan
Meskipun polyfoam juga dapat menyerap suara, pemasangan lantai kayu solid langsung dengan lem cenderung menghasilkan permukaan yang lebih tenang. Ini karena lem menempelkan lantai kayu langsung ke lantai dasar, sehingga mengurangi potensi suara yang dihasilkan dari gesekan antara lantai dan underlayer.
3) Estetika yang Lebih Baik
Tentu saja, Pemasangan lantai kayu solid langsung dengan lem cenderung menghasilkan tampilan yang lebih bersih dan rapi karena tidak ada lapisan tambahan di bawah lantai. Ini mempertahankan keindahan dan keaslian lantai kayu, tanpa perlu menutupi dengan material lain seperti karpet atau underlayer.
Baca juga : Cara Pasang Lantai Parket Solid di Atas Media Acian & Keramik
Demikian Pembahasan kali ini mengenai Polyfoam sebagai alas lantai kayu, Semoga bisa menjawab beberapa pertanyaan yang sering muncul dibenak anda.
