Tips Rumah sejuk – AC adalah salah satu perangkat listrik dengan biaya paling tinggi di rumah. Coba bayangkan jika penggunaan AC 24 jam tanpa henti karena kondisi rumah sangat panas?
Nah, Bila anda ingin meminimalisir penggunaan AC namun ingin rumah tetap dalam keadaan sejuk atau setidaknya tidak gerah (panas), disini kami akan coba uraikan beberapa Tips rumah sejuk tanpa AC.
baca juga : 5 Fakta Desain Rumah Scandinavian yang Menarik Untuk Dibahas
1. Gunakan Jendela Rangkap untuk Sirkulasi Udara Maksimal

Pernah melihat rumah-rumah klasik dengan jendela rangkap? Ternyata, desain ini memiliki arti yang dalam, dia tidak sekadar estetika, tetapi ia memiliki fungsi penting dalam menjaga kesejukan rumah. Jendela rangkap biasanya terdiri dari kaca di bagian dalam dan jalusi (ventilasi kayu) di bagian luar.
Saat siang hari, jendela jalusi bisa dibuka agar udara tetap mengalir, sementara kaca tetap tertutup untuk mengurangi panas dari luar.
Sebaliknya, pada malam hari, kaca bisa dibuka untuk membiarkan angin malam masuk, sementara jalusi tetap tertutup untuk menjaga privasi. Dengan cara ini, rumah tetap mendapat pencahayaan alami tanpa harus merasa kegerahan.
Bila Tips ini masuk kurang maksimal membuat rumah lebih sejuk, kita masuk ke Tips berikutnya
2. Manfaatkan Penangkap Angin untuk Sirkulasi Optimal

Pernahkah Anda merasa ruangan di rumah terasa pengap meskipun semua jendela sudah dibuka? Itu karena udara tidak memiliki jalur keluar yang jelas. Solusinya? Gunakan prinsip penangkap angin!
Gimana?
Konsep ini memanfaatkan perbedaan tekanan udara untuk menciptakan aliran udara alami. Misalnya, membuat lorong sempit dan panjang di rumah yang menghubungkan bagian dalam dan luar.
Dengan adanya perbedaan tekanan, udara akan ‘terhisap’ ke dalam rumah dan menciptakan angin alami yang terus berputar. Semakin baik jalur sirkulasinya, semakin sejuk udara di dalam rumah.
Anda juga bisa menambahkan ventilasi tinggi di dinding atau memasang void (ruang terbuka vertikal) agar udara panas lebih mudah keluar. Prinsip ini mirip dengan cara kerja exhaust fan, tetapi tanpa perlu listrik!
3. Pilih Material Atap dan Dinding yang Bisa Meredam Panas

Tanpa disadari, bahan bangunan yang digunakan juga berpengaruh besar terhadap suhu dalam rumah. Misalnya, atap berbahan seng cenderung menyerap panas lebih banyak dibandingkan genteng tanah liat atau beton. Jika memungkinkan, pilih material yang bisa memantulkan panas daripada menyerapnya.
Selain itu, dinding dengan warna terang juga bisa membantu mengurangi penyerapan panas. Warna-warna seperti putih, krem, atau abu-abu muda akan lebih efektif dalam menjaga suhu ruangan tetap sejuk dibandingkan warna gelap yang justru menyerap panas.
4. Gunakan Tanaman sebagai Pendingin Alami

Siapa sangka tanaman bisa menjadi ‘AC alami’ untuk rumah? Meletakkan tanaman di dalam dan sekitar rumah tidak hanya mempercantik estetika, tetapi juga membantu menyaring udara panas dan meningkatkan kelembapan udara.
Tanaman rambat di dinding atau tanaman tinggi di halaman bisa menjadi penghalang alami terhadap sinar matahari langsung, sehingga suhu rumah tetap nyaman.
Coba tanam pohon rindang di sekitar rumah atau gunakan tanaman gantung di dekat jendela. Selain membuat udara lebih segar, rumah juga akan terasa lebih asri dan nyaman.
Baca juga : Kenali Perbedaan Retak Rambut Dan Struktur Tembok Rumah
5. Menggunakan Atap Rumput

Dengan membuat dak di lantai atas memang jadi salah satu cara untuk mendapatkan ruang terbuka yang lebih di lahan yang tergolong terbatas. Namun, Anda harus tahu jika beton dapat meneruskan panas lebih banyak dibanding atap genteng.
Oleh sebab itu, ruangan yang berada di bawah atap beton akan terasa panas. Nah, untuk mendinginkan ruangan di bawah dak beton tersebut, biasanya para arsitek akan melapisi dak beton tersebut dengan rumput. Dengan keberadaan rumput tersebut, panas matahari akan terserap sehingga panas ruangan akan berkurang dengan sendirinya.
Karena letaknya di atas, konstruksi rumput sedikit lebih rumit dibanding menanam rumput biasa. Yang penting dalam menggunakan atap rumput ada 3 lapisan yang perlu dibuat di atas beton, yaitu media tumbuh (tanah), rongga drainase dan lapisan kedap air (waterproofing).
6. Rumah dengan Taman Ditengah

Mendesain rumah dengan memiliki ruang terbuka di tengah atau belakang rumah tidak hanya berperan dalam menghijaukan rumah saja. ruangan tersebut juga berguna untuk membantu pergerakan udara di sekitar rumah.
Taman yang rimbun oleh tanaman dan pepohonan disebut-sebut bisa menciptakan iklim mikronya (iklim di dalam sebuah rumah dan sekitar rumah itu) sendiri. Prinsipnya sama seperti penangkap angin, taman ditengah ruang ini juga memanfaatkan perputaran udara, yakni dengan menciptakan adanya perbedaan tekanan udara.
7. Memakai Dinding Pelapis

Pada waktu membuat rumah, jika Anda memutuskan tidak akan memakai alat pendingin seperti AC, maka ada perlakuan yang harus diterapkan pada dinding yang terpapar panas matahari.
Ada beragam caranya, misalnya saja melapisi hampir seluruh dinding di lantai atas dan sebagian di lantai dasar dengan dinding berongga yang penuh dengan pot-pot berisi tanaman. Sementara itu dinding dalamnya adalah dinding bata dan kaca-kaca lebar untuk memasukkan cahaya.
8. Penataan Ruang yang Tepat

Cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan kenyamanan suhu yang terakhir yaitu dengan penataan ruangan yang tepat. Caranya dengan membagi aktivitas dirumah menjadi 2 bagian, yakni aktivitas yang dilakukan sore/malam dan pagi/siang hari. Tempatkan ruang-ruang yang menampung kegiatan di pagi/siang hari pada sebelah barat.
Untuk ruang kegiatan sore/malam hari sebaiknya berada di sebelah timur. Contohnya, tempatkan dapur di sisi barat karena aktivitas memasak biasanya dilakukan saat pagi/siang. Selain itu, setiap bukaan sebaiknya berada pada sisi utara dan selatan sehingga cahaya matahari tidak masuk ke rumah secara langsung.
Baca Juga : 8 Cara Mudah Menjaga Kelembaban Ruangan Rumah
Selain Tips-tips diatas, ada juga tips lain yang bisa Anda gunakan dan praktekan. yaitu menggukan pelapis kayu, seperti lantai kayu, plafon kayu dan decking kayu.
Sipat kayu yang secara alami menyerap panas matahari bisa membantu membuat hunian lebih sejuk walapun tidak signifikan.
Tertarik menggunakan lantai kayu? langsung hubungi kami
Andri 0812-6441-967
Demikian pembahasan kali ini mengenai Tips rumah sejuk tanpa Ac. Semoga bisa bermanfaat
