Mungkin Anda bertanya-tanya, apa yang membuat lantai kayu di beberapa tempat begitu tahan lama dan tetap cantik meskipun sudah bertahun-tahun digunakan?
Selain pada kualitas kayunya, Jawabannya bisa juga terletak pada jenis dan kualitas bahan finishing yang dipilih.
Finishing adalah sebuah proses pemberian cat Pelapis tambahan yang berfungsi membantu melindungi lantai dari goresan, gesekan, dan kerusakan akibat aktivitas sehari-hari.
Finishing pada lantai kayu juga bisa menciptakan penghalang yang mencegah air dan bahan kimia lainnya meresap ke dalam kayu. Tidak lupa, Finishing dapat memperkaya warna alami kayu, memberikan kilau dan tampilan yang lebih mewah.
Mengapa perlu mengetahui bahan finishing yang tepat?

Karena tidak semua bahan finishing diciptakan sama. Ada yang tahan terhadap goresan, ada yang mampu melawan kelembaban, dan ada pula yang ramah lingkungan. Masing-masing bahan finishing ini dibuat dengan kelebihan yang berbeda-beda.
Pengaplikasian Finishing ini biasanya diolah setelah dipasang untuk memastikan hasil yang halus dan rata.
Proses perataan biasanya menggunakan mesin khusus untuk lantai. Ada beberapa sistem atau metode finishing yang digunakan, termasuk berbagai bahan finishing yang populer.
Jenis-Jenis Bahan Finishing untuk Lantai Kayu
Umumnya, kami hanya menggunakan 3 jenis bahan finishing. Yaitu Melamine 2 komponen, UPL, dan Aqua Parquet Lack. Ketiga jenis bahan finishing ini memiliki keunggulannya tersendiri. Mari kita pelajari bersama-sama.
1) Bahan Melamine 2 Komponen

Bahan melamine adalah bahan standar untuk finishing interior, termasuk lantai kayu. Melamine adalah bahan dengan kualitas menengah yang sering digunakan karena harganya yang relatif terjangkau dan aplikasinya yang mudah.
Kelebihan:
- Ekonomis dan mudah ditemukan.
- Memberikan lapisan pelindung dasar yang cukup baik.
Kekurangan:
- Tidak sekuat atau setahan lama seperti bahan finishing lainnya.
- Kurang tahan terhadap abrasi dan goresan dibandingkan bahan lain seperti PU.
2) Bahan UPL (Ultran Parquet Lack)

Ultran Parquet Lack atau UPL adalah bahan finishing yang terbuat dari polyurethane (PU), yang dikenal dengan kualitasnya yang tinggi. Bahan ini dirancang khusus untuk memberikan perlindungan superior pada lantai kayu.
Kelebihan:
- Sangat tahan terhadap abrasi dan goresan.
- Memberikan hasil akhir yang transparan dan mengkilap.
- Tahan terhadap bahan kimia rumah tangga seperti kecap, saus, deterjen, cuka, air panas, dan air soda.
Kekurangan:
- Harga lebih tinggi dibandingkan bahan melamine.
- Membutuhkan teknik aplikasi yang lebih presisi untuk hasil terbaik.
Selengkapnya : UPL Ultran Parquet Lack
3) Bahan APL (Aqua Parquet Lack)

Aqua Parquet Lack APL adalah bahan finishing berbasis air yang menawarkan kualitas tinggi setara dengan UPL. Ini merupakan pilihan ramah lingkungan karena menggunakan bantuan campuran air.
Kelebihan:
- Ramah lingkungan dan rendah VOC (Volatile Organicompounds).
- Memberikan hasil akhir yang halus dan tahan lama.
- Mudah diaplikasikan dan dibersihkan.
Kekurangan:
- Mungkin kurang tahan terhadap kelembaban dibandingkan bahan berbasis PU.
Harga Finishing Lantai kayu Parquet

| Bahan | Harga (Rp) |
| UPL 77-E Clear Gloss 3LS | 402.000 |
| UPL 77-E Semi Gloss 3LS | 460.000 |
| UPL 77-E Clear Matt 3LS | 460.000 |
| Impra ML-131 Clear Gloss 1L | 98.000 |
| Impra ML-131 Semi Gloss 1L | 98.000 |
| Impra ML-131 Clear Dop 1L | 98.000 |
| Ultran Aqua Parquet Lack APL-850 2.5 L | 495.000 |
Baca juga : Harga lantai kayu dan Biaya pasang
Cara Aplikasi Bahan Finishing Lantai Kayu
Dalam pengaplikasian lantai kayu parquet, Finishing adalah tahapan akhir. Dimana sebelumnya kita memasang lantai kayu menggunakan lem, kemudian tahapan sending (pengamplasan), dan terakhir Finishing.

1) Pemilihan Jenis bahan Finishing
Pilih jenis bahan finishing yang paling sesuai atau rekomendasi dari penjual lantai kayu. Selain bahannya, silahkan tentukan warna yang anda inginkan, ada Finishing Glossy, semi Gloss dan Mate.
Glossy adalah jenis finishing yang memberikan tingkat kilau tertinggi. Permukaan yang difinishing dengan glossy akan sangat reflektif dan berkilau, memberikan tampilan yang mewah dan elegan.
Semi-gloss adalah jenis finishing yang memiliki kilau sedang, berada di antara glossy dan matte. Ini memberikan efek reflektif yang cukup tanpa terlalu mencolok.
Matte adalah jenis finishing yang memberikan tampilan tanpa kilau. Permukaan yang difinishing dengan matte tidak reflektif dan memberikan tampilan alami dan lembut.
2) Persiapan Permukaan
Pastikan permukaan lantai kayu parquet sudah melalui tahapan sending terlebih dahulu, rata dan bersih. Lakukan pengamplasan lagi jika diperlukan untuk menghilangkan ketidaksempurnaan pada permukaan lantai kayu.
3) Clear Area
Luangkan waktu untuk membersihkan semua debu-debu di ruangan eksekusi finishing lantai, hindari ada kegiatan lain juga. Hal ini bermaksud untuk meminimalisir adanya debu-debu yang bisa menempel dan mengakibatkan lapisan finishing tidak rata.
4) Penggunaan Rol Karet Bergerigi
Gunakan rol untuk mengaplikasikan bahan finishing. Ini membantu dalam menghindari gelembung udara (mata ikan) yang bisa terbentuk selama proses aplikasi.
5) Proses Pengeringan
Biarkan setiap lapisan bahan finishing mengering sesuai dengan waktu yang direkomendasikan sebelum mengaplikasikan lapisan berikutnya. Biasanya, waktu pengeringan bervariasi antara 4 hingga 6 jam untuk hasil optimal.
6) Aplikasi Lapisan Tambahan
Ulangi proses aplikasi hingga mencapai ketebalan lapisan yang diinginkan. Biasanya, tiga lapisan sudah cukup untuk hasil yang maksimal.
baca juga : Cara Pasang Lantai Parket Solid
Diantara Melamine, UPL, dan APL masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Bagi anda yang membutuhkan Kualitas akhir maksimal, bisa menggunakan UPL, namun bagi anda yang membutuhkan bahan finising ramah budget, bisa menggunakan Melamine 2 komponen.
Sementara bagi anda yang lebih suka bahan-bahan yang ramah lingkungan, bisa menggunakan APL.
Demikian pembahasan kali ini mengenai Mengenal sistem Finishing parket lantai kayu. Semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang lantai kayu parquet.
