Kayu untuk lantai – Ketika berbicara tentang lantai kayu, kita biasanya mengenal dua kategori utama: lantai kayu solid, yang terbuat dari kayu utuh, dan lantai kayu Buatan seperti Vinyl, laminated, SPC, dan WPC.
Lantai kayu solid terkenal karena daya tahannya yang tinggi serta estetika yang alami dan lebih elegan dibandingkan dengan lantai kayu sintetis. Namun, sebagai perusahaan lantai kayu terbesar di Indonesia, kami Rajawali Parquet ingin mengingatkan bahwa tidak semua jenis kayu cocok untuk dijadikan lantai.

Kategori Kayu Terbaik Untuk Lantai
Ada beberapa faktor penting yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakan kayu solid sebagai material lantai di rumah Anda. Apa saja yang harus diperhatikan?
1) Memperhatikan tingkat Keras dan Awet kayu

Kita tahu bahwa kayu ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu kayu keras dan kayu lunak. Nah, dalam penerapannya sebagai lantai kayu, diwajibkan untuk menggunakan jenis kayu keras. Mengingat kayu pada lantai akan digunakan untuk di injak, di tindih furniture dan gesekan yang mungkin saja terjadi.
Tak cukup memiliki tingkat keras yang bagus, kayu juga haruslah awet. Sebab lantai kayu di pasang untuk kebutuhan jangka panjang.
2) Muai susut Kayu Rendah

Aktivitas merawat lantai seperti sapu dan pel, tidak dapat dihindarkan ketika ingin menjaga hunian tetap bersih. Termasuk lantai kayu. Oleh karenannya pilihlah jenis lantai yang tahan terhadap kelembapan, tidak mudah memuai dan terkena serangan hama.
jangan sungkan untuk menanyakan pada setiap penjual lantai kayu mengenai karakteristik produk lantai kayu yang mereka jual.
3) Perhatikan corak kayu
Perlu di ketahui jika menggunakan lantai kayu solid memiliki konsekuensi corak yang random dari alam. Al hasil mungkin saja gambaran anda mengenai lantai kayu yang terpasang akan berbeda dengan hasilnya nanti.
Meskipun demikian, setiap kayu memiliki warna khasnya masing-masing. Ada yang merah, cokelat, kuning, hingga hitam. Pemilihan warna bisa lebih diutamakan dibandingkan corak nantinya, karena corak akan berbeda masing-masing kayu, meskipun pada satu batang pohon yang sama.

4) Ukuran dan Umur Kayu
Semakin tua kayu, maka akan semakin bagus kualitas kayu tersebut. Nah untuk mengetahui kayu tersebut memiliki umur yang sudah tua adalah memiliki batang yang besar.
Semakin besar ukuran per pcs lantai kayu, maka dapat di indikasikan bahkan kayu tersebut diambil dari batang pohon yang besar, dan batang pohon yang besar menunjukan kayu memiliki umur tua. Dimana semakin tua kayu, kualitasnya akan semakin bagus.
5) Jangan Sungkan Untuk Berinvestasi Lebih banyak
Mengingat kayu-kayu berkulitas memiliki harga yang cukup tinggi, jangan sungkan untuk berinvestasi lebih banyak untuk itu. Sebab dengan memilih kayu berkualitas, akan berinbas pada sebarapa awet lantai kayu tersebut dapat digunakan.
Dibandingkan memilih kayu berkualitas rendah dengan budget murah namun cepat rusak, saran kami lebih baik memilih lantai kayu berkualitas tinggi yang dijamin awet meskipun harga yang ditawarkan cukup tinggi. Karena nantinya, akan lebih banyak keuntungan yang bisa anda dapatkan.
Berikut Jenis Kayu Berkualitas Untuk Parket Lantai

Kecenderung pemilihan kayu untuk area indoor dan outdoor hendaknya dibedakan. Kayu untuk indoor diharapkan bisa memberikan kesan mewah dan indah dengan corak-corak alaminya.
Sedangkan kayu yang dipilih untuk outdoor adalah yang memiliki tingkat keras dan ketahanan terhadap perubahan cuaca yang tinggi. Karena lantai kayu untuk indoor harus memiliki corak yang indah untuk meningkatkan estetika hunian, beberapa jenis kayu ini bisa menjadi pilihan anda :
1) Kayu Jati

Untuk kayu satu ini, sudah tidak diragukan lagi kualitasnya. Kayu Jati dikenal memiliki semua sipat yang dibutuhkan untuk kebutuhan pertukangan.
Dari segi keawetan sangat awet, dari segi kekerasan berapada pada kelas atas dengan dibekali corak-corak alami yang memukau. Kayu ini juga dikenal tidak disukai rayap dan hama perusak lainnya sehingga bila anda bingung kayu apa yang baiknya digunakan untuk lantai hunian.
kami tidak ragu untuk merekomendasikan lantai kayu Jati. Selengkapnya : Informasi Lantai kayu Jati
kayu Jati juga memiliki beragam ukuran dan harga, sehingga dapat disesuaikan dengan budget yang anda miliki tentunya.
2) Kayu Merbau

Berbeda dengan kayu jati, tidak banyak orang mengenalnya. Kayu merbau memang tidak sepopuler kayu jati, karena kayu ini terbilang sukar di olah, apalagi untuk kerajinan dan furniture.
Kayu Merbau bisa menjadi rekomendasi kedua yang dapat anda pilih bila penggunaan kayu jati sudah terlalu umum.
Secara karakteristik, Kayu merbau justru memiliki tingkat keras yang lebih baik dari kayu jati dengan harga yang lebih murah. Tak hanya itu, kayu merbau memiliki corak lurus dan warna cokelat kemerahan yang bisa memberikan tampilan lebih sejuk dan mewah.
Kayu Merbau ini bisa menjadi pilihan bagi anda yang membutuhkan lantai kayu yang awet namun dengan harga yang lebih rendah dari kayu Jati.
Kayu Merbau dan kayu jati merupakan produk ready stock yang bisa anda dapatkan di Rajawali Parquet Indonesia. Dapatkan : Harga Flooring kayu merbau
3) Kayu Sonokeling

Sonokeling merupakan salah satu jenis kayu kelas satu yang memiliki kualitas baik. Ditambah dengan coraknya yang unik, yaitu hitam dapat memberikan tampilan berbeda dengan jenis lantai pada umumnya. Meskipun kadang warna hitam ini kurang cocok diterapkan pada beberapa konsep hunian.
Kelangkaan dari pohon sonokeling membuat produksi sonokeling untuk lantai tidak begitu masif dan produk tidak bisa selalu ready. Untuk produk lantai kayu sonokeling ini diperlukan kesabaran dalam menunggu. Terlepas dari itu, penggunaan kayu Jati dan Merbau bisa menjadi alternatif penggantinya.
Kemudian, kayu sonokeling juga kerapkali menyuguhkan warna yang tidak 100% hitam, ada beberapa bagian putih yang mana bagian ini tidak sekeras dan seawet bagian hitamnya. Ini bisa menjadi catatan bagi anda yang ingin membelinya.
4) Kayu Keruing

Kayu keruing dikenal karena kekuatannya. Serat kayunya padat dan keras, membuatnya tahan terhadap tekanan dan beban berat. Ini menjadikannya pilihan tepat untuk lantai parket yang harus mampu menahan lalu lintas harian di rumah atau ruang komersial.
Salah satu kelebihan kayu keruing adalah ketahanannya terhadap serangan hama seperti rayap dan serangga perusak kayu lainnya. Ini menjadikannya lebih awet dan minim perawatan dibandingkan beberapa jenis kayu lain.
5) Kayu Sungkai

Secara kualitas, kayu sungkai ini dibawah kayu yang disebutkan sebelumnya. Kadang juga dalam pemasangannya, kayu sungkai ini sulit, karena para tenaga pasang harus memperhitungkan sipat muai susut kayu yang tinggi.
Meskipun demikian, kayu sungkai ini memiliki warna yang cerah, putih agak kuning dengan corak mirip kayu jati menjadikannya banyak diminati. Ditambah dengan harga yang lebih terjangkau mungkin saja bisa menjadi bahan pertimbangan sendiri bila ingin menggunakan kayu sungkai untuk lantai.
6) kayu Maple, Oak Dan Walnut

Ketiga kayu ini merupakan jenis kayu wajib untuk lantai di daerah-daerah sub Tropis seperti Eropa. Kayu Maple dikenal memilki kekuatan yang baik dan tampilan yang Indah.
hanya saja, ketiga jenis kayu ini jarang tersedia dan mungkin saja kurang cocok bila digunakan di daerah Tropis seperti Indonesia. Sehingga meskipun memiliki tampilan yang bagus, keawetan yang tinggi dan daya tahan terhadap hama, mungkin saja kayu maple, Oak dan walnut ini kurang cocok dengan iklim daerah kita.
Jenis Kayu Untuk Lantai Outdoor

Kayu-kayu untuk outdoor berbeda dengan indoor, sebab yang dibutuhkan di area outdoor adalah kayu yang memiliki tingkat keras tinggi dan ketahanannya terhadap perubahan cauca.
7) Kayu Ulin

Ulin merupakan jenis kayu kelas atas. Dan merupakan jenis kayu kelas 1 sama halnya kayu jati dan merbau. Bahkan jika dibandingkan kayu-kayu sebelumnya, kayu ulin ini memiliki tingkat durabilitas yang paling tinggi, tidak mudah muai susut serta memiliki sipat ketahanan terhadap perubahan cuaca yang bagus.
Cocok digunakan di samping kolam renang, balkon, teras dan rooftop hunian. Kayu Ulin ini merupakan kayu paling kami rekomendasikan untuk kebutuhan area outdoor seperti di pinggiran kolam renang mengingat kualitas nomor wahidnya.
Selengkapnya : Decking kayu ulin
8) Kayu Bengkirai

Sama halnya dengan kayu ulin, bengkirai ini memiliki tingkat keras yang tinggi. Namun bedanya, kayu ini agak sedikit mudah retak dan masih memungkinkan terjadinya muai susut.
Yang menjadi unggulan kayu bengkirai dibandingkan kayu ulin adalah harganya yang lebih murah, jauh dibawah kayu ulin. Selengkapnya : Decking kayu bengkirai
Selain Ulin dan bengkirai, anda juga bisa menggunakan kayu Merbau, keruing, kempas, rengas dan kumea. Untuk info lebih detail mengenai lantai kayu outdoor, disini saja : Harga Decking Kayu Outdoor
Demikian pembahasan mengenai jenis kayu untuk lantai. Semoga dengan adanya pembahasan ini, anda memiliki gambaran jelas mengenai lantai kayu parket.
