Salah satu bahan bangunan yang penting untuk kita kenali adalah wiremesh. Wiremesh dikenal sebagai bahan bangunan yang sangat penting sebab bisa mempercepat proses pembangunan sebuah hunian.
Kali ini kita akan mengenal apa itu wiremesh, jenis, fungsi keuntungan yang didapat dan juga bagaimana cara menghitung kebutuhan wiremesh pada hunian. Simak terus
Mengenal Apa itu Wiremesh
Besi Wiremesh, sebuah bahan material revolusioner, terdiri dari batang-batang logam besi yang terhubung erat melalui proses pengelasan. Wiremesh hadir dalam bentuk lembaran maupun gulungan rol, menawarkan solusi kokoh untuk berbagai proyek konstruksi. Penggunaannya yang umum terjadi pada konstruksi beton, di mana wiremesh dipasang atau digelar sebagai dasar sebelum adukan beton dituang dan diratakan.
Keunggulan daya tarik yang tinggi membuat dak cor dengan wiremesh menjadi lebih kokoh, memberikan stabilitas tambahan agar beton tidak mudah rapuh. Bentuk kotak-kotak wiremesh, menyerupai kawat atau besi anyam, memberinya julukan yang akrab di kalangan kontraktor dan pembangun.

Baca juga : Struktur Atap Dak Beton, Apakah Bagus Untuk Hunian ?
Jenis Wiremesh
Wiremesh, sebagai bahan konstruksi penting, memiliki beragam jenis yang mencerminkan karakteristik dan kegunaannya.
1. Berdasarkan Material Pembuatannya:
- Baja Karbon Tinggi: Memiliki kadar karbon lebih dari 0.70%, memberikan kekuatan dan ketahanan tinggi.
- Baja Karbon Rendah: Mudah dibentuk namun kekuatannya relatif rendah, dengan kadar karbon sekitar 0.30%.
- Tembaga, Alumunium, dan Nikel: Campuran ini memberikan ketahanan terhadap karat, korosi, dan daya tahan yang lebih lama.
2. Berdasarkan Proses Pembuatannya:
- Welded Wiremesh (Wiremesh Las): Proses menggunakan mesin las bertegangan tinggi, membentuk lembaran besi datar dan kaku. Pengelasan dengan electrical resistance dianggap sebagai teknik yang ekonomis.
- Woven Wiremesh (Wiremesh Anyam): Menampilkan model anyaman yang berbeda-beda.
- Double Weave: Anyaman berkerut ganda, memberikan ketahanan kuat, umumnya digunakan untuk pertambangan dan perternakan.
- Plain Weave: Anyaman polos yang umum, sering kali digunakan dengan ukuran halus untuk berbagai keperluan.
- Twill Weave: Model anyaman zig-zag, memberikan kekuatan ekstra.
- Plain Dutch Weave: Anyaman serapat mungkin, cocok sebagai filter.
- Flat Top Weave: Kokoh dengan permukaan rata, biasa digunakan sebagai elemen arsitektur.

Wiremesh Lembaran: Memiliki ukuran lebar 2,1 m dan panjang 5,4 m.
Wiremesh Gulungan (Roll): Memiliki ukuran lebar 2,1 m dan panjang 54 m.
Wiremesh tersedia dalam berbagai ketebalan, mulai dari 4mm hingga 12mm, dengan sebutan M4 hingga M12 untuk wiremesh lembaran. Sementara wiremesh gulungan hanya hadir dalam ukuran M4, M5, dan M6.
Baca juga : Aneka Motif Roster Beton Terbaru yang Paling Recommended
Keuntungan Menggunakan Wiremesh dalam Konstruksi
Saat terlibat dalam proyek konstruksi, penggunaan wiremesh menawarkan sejumlah keuntungan yang signifikan. Berikut adalah beberapa keuntungan utama yang dapat Anda dapatkan dengan menggunakan wiremesh:
Peningkatan Kekuatan Struktur Bangunan
Wiremesh berfungsi sebagai tulang atau rangka untuk beton bangunan, memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kekuatan dan stabilitas struktur keseluruhan.
Pempercepat Proses Konstruksi
Proses pemasangan wiremesh sangat efisien dan cepat. Anda tidak perlu merakitnya di lapangan, cukup memasangnya sebagai rangka bangunan langsung. Hal ini dapat menghemat waktu dan tenaga dalam proses konstruksi.
Sederhana dan Mudah Dipasang
Penggunaan wiremesh memudahkan proses pemasangan dan penggunaannya sebagai rangka beton. Ini membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk proyek-proyek konstruksi dengan tenggat waktu yang ketat.
Fasilitas Pengawasan Pemasangan
Proses pengawasan pemasangan besi di lapangan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Penggunaan wiremesh memungkinkan pengawas proyek untuk memastikan bahwa pemasangan berjalan sesuai dengan standar dan peraturan yang ditetapkan.
Pengiriman yang Efisien
Wiremesh memiliki dimensi yang lebih terkendali dan tidak terlalu panjang, membuat proses pengiriman menjadi lebih mudah dan cepat. Hal ini dapat mengoptimalkan logistik proyek konstruksi.
Fungsi Besi Wiremesh

Wiremesh, dengan segala keandalannya, menawarkan berbagai fungsi vital dalam industri konstruksi. Inilah beberapa peran utamanya:
- Besi Tulangan Unggul: Wiremesh mampu berperan sebagai besi tulangan utama dalam konstruksi saluran drainase beton, seperti u ditch precast, culvert box, dan berbagai struktur beton lainnya. Selain itu, kegunaannya yang umum sebagai tulangan beton membuktikan keandalan wiremesh dalam memberikan kekuatan dan daya tahan terhadap tekanan.
- Penguat Lantai dan Jalan: Dengan kemampuannya menopang beban berat, wiremesh menjadi pilihan tepat untuk memperkuat lantai dan jalan beton. Penggunaannya sebagai penguat dalam pengecoran lantai atau jalan membantu meningkatkan kekuatan struktural material.
- Plat Menggantung yang Kokoh: Wiremesh turut berperan dalam pembangunan plat menggantung pada bangunan bertingkat, seperti balkon atau sistem saluran pembuangan air hujan. Keandalan wiremesh memberikan keamanan dan stabilitas pada struktur tersebut.
- Elemen Dekoratif dan Pembatas: Tidak hanya berfungsi struktural, wiremesh juga menjadi elemen dekoratif pada eksterior bangunan. Penggunaannya sebagai pagar rumah memberikan tampilan yang unik dan modern. Dalam konteks ini, wiremesh juga dapat berperan sebagai pembatas lahan dengan daya tahan tinggi.
- Fungsi Plat Penopang: Dalam lantai bangunan, wiremesh mampu berfungsi sebagai plat penopang, memberikan kestabilan dan dukungan yang diperlukan, terutama pada lantai tingkat dua dan seterusnya.
Baca juga : Review Jenis-jenis Aluminium Beserta Plus Minusnya
Ukuran Wiremesh
Wiremesh tidak hanya hadir dalam bentuk lembaran, tetapi juga tersedia dalam bentuk gulungan dengan berbagai ukuran. Mari kita kenali lebih jauh mengenai dimensi diameter, lebar, dan panjang dari wiremesh.
Ukuran Wiremesh Lembaran:
- Lebar: 2.1 meter
- Panjang: 5.4 meter
- Ukuran Kotak Jaring: 15 cm x 15 cm
- Diameter Tersedia: M4, M5, M6, M7, M8, M9, M10, M12
Ukuran Wiremesh Gulungan (Rol):
- Lebar: 2.1 meter
- Panjang: 54 meter
- Ukuran Kotak Jaring: 15 cm x 15 cm
- Diameter Tersedia: M4, M5, M6
Diameter tulangan dalam wiremesh diwakili oleh kode M, misalnya, M6 menunjukkan diameter tulangan sebesar 6 mm. Meskipun diameter tulangan dapat bervariasi, ukuran jaringan dalam wiremesh cenderung tetap, umumnya sebesar 15 cm x 15 cm.
Cara Menghitung Ukuran Wiremesh

Perhitungan berat wiremesh dapat dilakukan dengan menggunakan formula yang mencakup prinsip-prinsip perhitungan berat besi beton, mengingat wiremesh terbuat dari wirerod atau kawat baja. Berikut adalah formula yang dapat digunakan:
Berat Wiremesh = 0.006165kg/m3 × Diameter^2
Dengan keterangan sebagai berikut:
- 0.006165 kg/m3 dalah konstanta yang merujuk pada rumus perhitungan berat besi beton.
- DiameterDiameter adalah diameter wiremesh dalam satuan meter.
Rumus ini digunakan untuk menghitung berat wiremesh per satuan panjang (biasanya per meter) berdasarkan diameter kawatnya. Dengan mengetahui diameter wiremesh, Anda dapat menggunakan rumus ini untuk memperkirakan beratnya pada panjang tertentu.
Contoh Perhitungan:
Misalnya, untuk menghitung berat wiremesh M6 dengan dimensi lembar 2.1 meter x 5.4 meter, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
- Hitung jumlah besi beton secara vertikal dan horizontal. Untuk wiremesh M6 (diameter 6 mm), terdapat 36 batang secara vertikal dan 15 batang secara horizontal.
- Gunakan rumus di atas dengan memasukkan nilai diameter dan total panjang besi beton.
Berat Wiremesh=0.006165 kg/m^3 × 6^2 × [(2.1 m×36 batang) + (5.4 m×15 batang)]
Berat Wiremesh=0.006165 kg/m3 × 36 × (75.6 m+81 m)
Berat Wiremesh=34.75 kg
Baca juga : Jenis-jenis Baja Ringan
Demikian pembahasan kali ini mengenai apa itu wiremesh, semoga bisa bermafaat.
