Ide Desain Pagar Bambu Untuk Rumah yang Begitu Khas

desain pagar bambu
5/5 - (1 vote)

Pagar bambu – Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa ada banyak sekali jenis material yang bisa digunakan untuk pembuatan pagar rumah.

Tentu saja pada masing-masing jenis material pagar tersebut memiliki karakteristik tersendiri, mulai dari tingkat kekuatan, ketahanan, dan tampilan visual.

Bambu menjadi salah satu jenis material alami yang memang selalu diandalkan untuk pembuatan pagar rumah.

Nah, berikut dibawah ini ada beberapa model pagar bambu yang bisa dijadikan bahan referensi.

5 Desain Pagar Bambu

1. Pagar Bambu Dengan Pola Vertikal

Sesuai dengan namanya, desain pagar bambu ini dirancang dengan pola vertikal dalam barisan yang rapat dan simetris.

Pagar Bambu Dengan Pola Vertikal

Sehingga pagar bambu vertikal dapat menyuguhkan kesan yang lebih bersih dan rapi, namun masih tetap menonjolkan nuansa alami.

Akan tetapi, anda jangan sampai lupa memberi finishing dengan lapisan pelindung untuk menjaga ketahanannya terhadap pengaruh cuaca maupun serangan rayap.

Baca juga: Referensi Desain Rumah Bambu yang Menarik Untuk Dibahas!

2. Pagar Bambu Dengan Pola Anyaman

Pagar Bambu Dengan Pola Anyaman

Bagi anda yang lebih suka gaya tradisional, maka desain pagar bambu dengan pola anyaman merupakan pilihan paling tepat.

Desain pagar ini biasanya menggunakan bulah bambu yang diraut lebih tipis, kemudian dianyam seperti halnya membuat tikar.

Adapun pola anyaman pagar bambu yang bisa anda pilih, mulai dari diagonal, kotak, hingga motif unik lainnya.

3. Desain Pagar Bambu Dengan Kombinasi Beton

Agar struktur pagarnya semakin kokoh, anda dapat menggabungkan material beton sebagai pondasi atau tiang penyangga.

Desain Pagar Bambu Dengan Kombinasi Beton

Sedangkan material bambu akan disusun secara vertikal maupun horizontal, sehingga perpaduan material ini sangat cocok untuk hunian yang bergaya modern tropis.

Tak hanya sekedar meningkatkan estetika, pagar bambu dengan kombinasi beton juga dapat meningkatkan keamanan rumah berkat sifatnya yang kokoh dan kuat.

Baca juga: Keunggulan dan Kekurangan Pagar Panel Beton

4. Pagar Bambu yang Dipercantik Tanaman Rambat

Untuk mempertegas kesan alami dan asri, anda bisa menambahkan tanaman rambat pada pagar bambu.

Pagar Bambu yang Dipercantik Tanaman Rambat

Adapun jenis tanaman rambat yang bisa digunakan seperti sirih gading, bunga air mata pengantin, atau morning glory.

Model pagar ini populer dengan istilah “Pagar Tanaman Hidup”, karena memang bentuknya yang lebih condong menyerupai tanaman.

Namun, disarankan untuk tidak memberi finishing pada pagar bambu agar kesan tradisional dan alaminya tidak berkurang.

5. Pagar Bambu Bergaya Jepang

Takegaki atau model pagar bambu bergaya Jepang memang selalu mengedepankan unsur kesederhanaan dengan estetika yang khas.

Pagar Bambu Bergaya Jepang

Biasanya material bambu akan disusun secara horizontal atau diagonal, kemudian diikat menggunakan tali rami agar terkesan lebih tradisional.

Untuk tiang penyangganya menggunakan bambu dengan diameter lebih besar, atau bisa juga menggunakan kayu solid.

Desain pagar ini sangat ideal diaplikasikan pada halaman atau taman rumah dengan konsep Zen, minimalis, dan lain sebagainya.

Selain memperindah eksterior rumah, pagar bambu bergaya Jepang juga dapat menyuguhkan kesan privasi yang lembut tanpa menutupi secara menyeluruh.

Baca juga: Desain Rumah Cina Modern

Keunggulan dan Kekurangan Pagar Bambu

Setelah mengetahui berbagai ide desainnya, penting juga bagi anda untuk mengetahui keunggulan dan kekurangan pagar bambu seperti berikut:

Keunggulan:

  • Menyuguhkan tampilan yang lebih alami dan natural
  • Ramah terhadap lingkungan, karena material bambu mudah diperbarui
  • Harga yang relatif terjangkau dibandingkan kayu, besi, maupun beton
  • Sifatnya yang fleksibel dan mudah diolah sehingga cocok untuk berbagai desain
  • Bobotnya yang cenderung ringan sehingga dapat memudahkan proses pemasangan
  • Mudah dijumpai di pasaran

Kekurangan:

  • Rentan terkena rayap, jamur, hingga pelapukan
  • Usia pemakaian yang cenderung lebih pendek dibandingkan kayu maupun besi
  • Tidak terlalu tahan terhadap beban berat dan benturan keras
  • Warna alami bambu dapat memudar seiring waktu pemakaian akibat pengaruh cuaca
  • Memerlukan perawatan secara berkala, seperti pemberian lapisan anti rayap dan anti UV.

Nah, itu dia beberapa keunggulan dan kekurangan dari pagar bambu. Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan pagar bambu?

Scroll to Top