6 Hal yang Membedakan Lantai Granit Dengan Marmer

Membandingkan Material Granit dan Marmer
5/5 - (1 vote)

Perbedaan granit dan marmer – Tentunya kita semua sudah tahu, bahwa granit dan marmer merupakan material yang kerap dibanderol dengan harga mahal.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena granit dan marmer terbuat dari proses batuan alami. Sehingga tak heran jika granit dan marmer selalu identik dengan material untuk hunian kalangan menengah ke atas.

Akan tetapi, ternyata masih ada saja sebagian dari masyarakat yang tidak bisa membedakan mana granit dan mana marmer.

Lantas, bagaimana cara membedakan antara granit dan marmer? Nah, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Selengkapnya : Parket Lantai Kayu Jati Premium & Spesifikasi Lengkap

Berbagai Perbedaan Granit dan Marmer

Untuk menganalisa perbedaan antara Granit dan marmer ini, kita akan bedakan menjadi 6 poin. Antaranya:

1. Perbedaan Motif

Hal pertama yang menjadi pembeda diantara granit dan marmer, yakni dari segi motif. Biasanya, granit tampil dengan motif menyerupai bintik-bintik yang timbul secara alami dari proses peleburan bebatuan yang menjadi satu.

Perbedaan Motif granit dan marmer

Tak seperti material marmer, dimana ia mengusung motif berbentuk garis-garis urat yang halus. Dengan kata lain, motif urat pada marmer terbentuk dari hasil kotoran mineral yang mengendap.

Mengingat keduanya sama-sama terbentuk karena proses alami, maka wajar saja jika motif yang ditampilkan satu sama lainnya terlihat tidak senada.

Baca juga: Perbandingan Lantai Granit Motif Kayu & Lantai Kayu

2. Perbedaan Tingkat Kekerasan

Kabarnya, granit memiiki tingkat kekerasan 6 sampai 7 pada skala Mohs sehingga membuatnya mampu menahan goresan dan kerusakan akibat panas.

Perbedaan Tingkat Kekerasan granit dan marmer

Itu sebabnya, mengapa material granit sangat cocok diaplikasikan di area dapur maupun area outdoor. Bahkan, material granite juga tidak akan mudah mengalami lecet dan berubah warna seriring dengan usia pemakaian.

Berbeda dengan material marmer, yang mana tingkat kekerasannya hanya mencapai 3 sampai 5 Mohs. Alhasil, daya tahan marmer tidaklah sebagus material granite.

Marmer tidak cocok diaplikasikan di area dapur, karena ia rentan mengalami kerusakan akibat suhu panas maupun karena tumpahan noda yang berupa cairan.

3. Perbedaan Proses Perawatan

Pada dasarnya, granite dan marmer sama-sama memiliki pori-pori yang cukup besar. Jadi, baik lantai granit maupun marmer sama-sama membutuhkan perhatian ekstra karena sifatnya yang rentan terhadap kotoran.

Perbedaan Proses Perawatan granit dan marmer

Itu sebabnya, kamu harus langsung membersihkan permukaan lantai granit dan marmer saat terkena tumpahan cairan, terlebih pada cairan yang bersifat asam atau berbahan kimia.

Pasalnya, cairan noda yang tidak langsung dibersihkan akan menyerap kedalam pori-pori sehingga membuatnya sulit untuk dibersihkan.

Baca juga: Perbandingan Rangka Plywood Dan Cor Beton Meja Dapur

4. Perbedaan Tingkat Ketahanan

Berbicara soal tingkat ketahanannya, material granit memang lebih baik jika dibandingkan dengan marmer. Meski demikian, permukaan pada kedua material tersebut sama-sama memliki pori.

Dengan kata lain, saat ada cairan yang tumpah diatas lantai granite maupun marmer, maka akan meresap kedalam pori-por sehinggga membuat kotoran tersebut cukup sulit untuk dihilangkan.

Perbedaan Tingkat Ketahanan granit dan marmer

Akan tetapi, material marmer lebih mudah menyerap cairan dibandingkan dengan granite. Maka dari itu, pemasangan lantai marmer harus diberi nat yang tidak berpasir.

Disamping itu, material marmer juga cukup rentan terhadap panas maupun tumpahan cairan asam. Ketika terkena panas, maka marmer akan mengalami kerusakan seperti terjadi retak. Begitu juga saat terkena tumpahan cairan asam yang akan membuat permukaan marmer terlihat kusam.

Untuk mengatasi masalah tersebut, maka permukaan marmer harus dipoles dan di dempul dengan menggunakan sealant agar tingkat ketahanannya tetap terjaga.

5. Perbedaan Penempatan

Perbedaan Penempatan granit dan marmer

Dikarenakan tingkat ketahanan granite lebih baik dari marmer, tentu saja hal itu membuatnya cocok diaplikasikan di seluruh ruangan, termasuk area dapur dan kamar mandi.

Sedangkan material marmer lebih cocok ditempatkan di area yang tidak terlalu sering dilalui oleh penghuni rumah, seperti kamar mandi, bak mandi, dinding shower, lantai, dan sebagainya.

6. Perbedaan Harga

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa granit dan marmer sama-sama menawarkan harga yang cukup mahal.

Perbedaan Harga granit dan marmer

Selain menawarkan harga yang mahal, biaya untuk perawatan pada marmer dan granite juga terbilang tinggi.

Pada umumnya, harga marmer dipasaran cukup bervariasi mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 2 jutaan per meter perseginya.

Begitu juga dengan material granit yang biasanya berada di kisaran harga tersebut. Semakin besar ukuran yang dipesan, maka akan semakin mahal pula harga granitnya.

Pilih Granit Jika Anda Menginginkan:

1. Ketahanan dan Daya Pakai yang Maksimal

Jika prioritas utama Anda adalah kekuatan dan ketahanan, granit jelas pilihan yang tepat.
Permukaannya sangat keras dan tidak mudah tergores, cocok untuk area dengan lalu lintas tinggi seperti ruang tamu, dapur, atau bahkan garasi.

2. Perawatan yang Mudah

Granit tidak mudah menyerap air atau noda, sehingga mudah dibersihkan hanya dengan kain lembap.
Anda tidak perlu sering melakukan polishing atau perawatan khusus seperti pada marmer.

3. Harga Lebih Terjangkau dan Awet Jangka Panjang

Dari sisi biaya, granit umumnya lebih ekonomis dibandingkan marmer, terutama untuk proyek skala besar.
Selain itu, daya tahannya yang tinggi membuatnya jarang perlu diganti, sehingga lebih hemat dalam jangka panjang.

4. Gaya Modern dan Natural

Motif granit yang lebih dinamis cocok untuk desain rumah modern-minimalis.
Jika Anda ingin kesan clean, maskulin, dan tegas, granit akan memperkuat karakter ruangan Anda.

Pilih Marmer Jika Anda Mengutamakan:

1. Keindahan dan Nilai Estetika

Tidak bisa dipungkiri, keindahan urat alami marmer memang tidak tertandingi.
Setiap lembar marmer memiliki pola unik yang tidak akan pernah sama antara satu dengan yang lain, inilah yang menjadikannya simbol kemewahan dan keanggunan.

2. Kesan Mewah dan Elegan

Marmer sering digunakan di rumah-rumah kelas atas, hotel bintang lima, hingga gedung pemerintahan bergaya klasik.
Jika Anda ingin menghadirkan aura prestige, hangat, dan berkelas, marmer adalah pilihan yang sulit dikalahkan.

3. Ruang dengan Lalu Lintas Ringan

Karena sifatnya yang lebih lembut dan mudah menyerap noda, marmer lebih cocok digunakan di area seperti kamar tidur, ruang tamu eksklusif, atau dinding interior.
Untuk dapur atau kamar mandi, Anda perlu ekstra hati-hati karena marmer bisa kusam bila sering terkena air dan minyak.

4. Siap Melakukan Perawatan Berkala

Marmer memerlukan perawatan lebih rutin seperti coating atau polishing agar tetap berkilau dan terlindung dari noda.
Namun bagi sebagian orang, inilah bagian dari keindahan. Merawat marmer seperti merawat karya seni.

Baca juga: Review Harga Wall Panel WPC Per Batang Terbaru

Rajawali Parquet adalah perusahaan penyedia lantai kayu parket berkualitas tinggi dari Jati, Merbau, Ulin, bengkirai dan lain sebagainya. Demikian pembahasan mengenai perbandingan atau perbedaan antara Granit dan marmer.

Scroll to Top