Jenis serangga perusak kayu β Sebenarnya ada beberapa factor yang membuat kualitas kayu menjadi menurun bahkan hingga rusak.
Ya, salah satunya berupa suhu ruangan yang terlalu lembab karena bisa memicu pertumbuhan jamur dan pelapukan.
Apabila kondisi tersebut dibiarkan terus-menerus, tentu saja struktur kayu akan semakin melemah sehingga membuatnya mudah keropos.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara menjaga kelembaban ruangan rumah. Selain factor suhu ruangan, tentu saja keberadaan hama perusak kayu juga menjadi ancaman serius bagi semua furniture yang berbahan kayu.
Nah, secara kebetulan pada kesempatan kali ini akan membahas beberapa jenis serangga perusak kayu. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.
5 Jenis Serangga Pemakan Kayu Paling Ganas
1. Rayap
Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa rayap menjadi musuh paling menakutkan bagi semua furniture berbahan kayu.
Meski ukurannya terbilang sangat kecil, namun jenis serangga yang satu ini tampil begitu garang dalam menggerogoti material kayu.

Sehingga tak heran jika keberadaan kawanan rayap kerap membuat kerusakan yang sangat serius terhadap material kayu.
Pada umumnya, rayap hidup secara berkoloni yang akan menyerang material kayu secara bersamaan selama 24 jam penuh.
Semua benda yang berbahan kayu, maka sudah dipastikan akan menjadi santapan empuk bagi kawanan rayap.
Kendati demikian, rayap tidak suka terhadap paparan sinar matahari. Itu sebabnya, mengapa material kayu yang terkena sorotan sinar matahari jarang diserang oleh rayap.
Cari produk lantai kayu yang tahan terhadap rayap? Kami menyediakan produk lantai kayu yang anti rayap dan tahap terhadap cuaca.
Untuk info lengkapnya bisa klik tautan berikut: List Harga Lantai kayu & Biaya pasang parket
2. Teter
Mungkin kamu masih belum terlalu familiar dengan jenis serangga perusak kayu yang bernama teter? Pada dasarnya, teter (Lyctus brunneus) ini masih sejenis kumbang.
Akan tetapi, bentuk teter ini jauh lebih kecil dan tipis dengan panjang sekitar 1 hingga 7 mm.

Teter tampil dengan warna cokelat kemerahan yang juga memiliki hobi memakan material kayu. Konon, serangan teter terhadap kayu itu lebih mengerikan dari pada rayap lho!
Dampak yang dihasilkan dari serangan teter, yakni kayu akan mengalami keropos dan berlubang.
Apabila sudah diserang oleh teter, sudah pasti tampilan material kayu menjadi tidak indah dan tidak layak lagi untuk digunakan. Tak seperti rayap, teter ini menyerang kayu secara individu.
Namun, serangan dari teter akan dilakukan secara terus menerus sehingga dampak kerusakan yang ditimbulkannya menjadi semakin besar.
Guna mencegah serangan teter, kamu pun bisa menggunakan obat pengawet kayu sejak awal sebelum kayunya diolah menjadi furniture.
Selain itu, kamu juga bisa mengaplikasikan intektisida khusus untuk mencegah serangan teter.
Adapun cara penggunaan intetiksida tersebut dengan mengoleskannya ke permukaan kayu, lalu lapisi dengan finishing di atasnya.
Artikel Terkait : Rekomendasi Cat Finishing Kayu Outdoor
3. Lebah Kayu
Carpenter beeΒ atau Lebah Kayu ini termasuk kedalam spesiesΒ hymenopteraΒ di keluarga apidae.
Menurut informasi yang didapat, lebah tersebut terdiri lebih dari 500 spesies dengan 33 subgens yang tersebar di seluruh dunia.

Dijuluki dengan nama lebah kayu, dikarenakan ia memang sering melubangi material kayu untuk dijadikan sarangnya.
Salah satu bekas serangan dari lebah kayu ini, yakni adanya lubang pada permukaan kayu dengan ukuran sekitar 7 mm sampai 10 mm.
Pada umumnya, Lebah Kayu kerap menyerang kerangka atap rumah yang berbahan kayu.
Jika sudah mendapatkan serangannya, maka kayu-kayu tersebut akan dipenuhi lubang hingga ke bagian dalamnya.
Tentu saja kondisi ini akan membuat struktur kekuatan kayunya semakin menurun.
Untuk mencegah serangan Lebah Kayu, maka kerangka atap rumah harus diberi serbuk intektisida yang dimasukkan kedalam lubang sarang lebahnya.Β
Kemudian tutup lubang tersebut agar lebah didalamnya tidak bisa kabur dan mati.
4. Kutu Kayu
Kendati diberi nama kutu kayu, namun keberadaan jenis serangga yang satu ini juga tidak selalu berada di material kayu lho.
Pada umumnya kutu kayu kerap dijumpai di area dengan kelembaban tinggi, tumpukan sampah, di bawah bebatuan, dan tumpukan sampah daun yang sudah membusuk.

Sebenarnya kutu kayu ini termasuk kedalam keluargaΒ krustaseaΒ atauΒ isopoda, dimana ia memiliki ciri fisik berbeda dengan rayap.
Kutu kayu tampil dengan rangka luar berukuran panjang seperti kecoa, dan memiliki tekstur keras dengan 14 anggota badan bersendi yang tampak terlihat tersusun rapih.
Pergerakan kutu kayu juga sangatlah lambat, serta lebih aktif dimalam hari ketimbang di siang hari.
Saat disentuh dengan tangan manusia, maka kutu kayu ini akan menggulungkan badan dengan bentuk bulat seperti bola.
Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk melindungi diri karena bagian punggungnya mempunyai tekstur yang lebih keras.
Keberadaan kutu kayu tentunya tidak boleh dianggap remeh. Pasalnya, kawanan kutu kayu tersebut akan membuat berbagai permasalahan. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?
Baca Selengkapnya : Cara Paling Ampuh Membasmi Kutu Kayu
5. Kumbang Pengebor Kayu
Sesuai dengan julukannya, yang mana jenis kumbang ini kerap menyerang kayu dengan cara mengebornya melalui moncong.
Menurut kabar yang beredar, biasanya kumbang dewasa memiliki ukuran sekitar 2,5 cm hingga 5 cm.
Adapun tampilan kumbangnya yang mengusung warna cokelat kemerahan, hijau kekuningan, dan cokelat kehitaman.
Setelah si kumbang membuat lubang di permukaan kayu, maka ia akan langsung menempatkan telur di dalamnya.

Hanya membutuhkan waktu sekitar 16 hari, telur-telur tersebut akan menetas dan berubah menjadi larva.
Nantinya para larva ini akan memakan sari pati yang terdapat di dalam kayu selama fase hidupnya, hngga ia mencapai usia 6 sampai 12 bulan.
Semakin dewasa usianya, maka akan semakin besar pula dampak kerusakan yang akan dibuatnya terhadap kayu.
Biasanya kumbang pengebor kayu kerap menyerang material kayu dalam kondisi suhu lembap.
Tak cuma itu, serangga tersebut juga tak jarang menyerang kayu yang sudah membusuk akibat mengalami pelapukan oleh jamur.Β
Bahkan yang lebih gawatnya lagi, kawanan kumbang ini akan menyerang kayu lain disekitarnya ketika populasinya sudah teralu banyak.
Agar terhindar dari serangan kumbang pengebor kayu, maka kondisi material kayu harus selalu kering dan bersih.
Tak hanya itu, lakukan juga proses pengawetan kayu agar daya tahannya tetap terjaga dengan baik hingga proses pengolahan. Β
Nah, itulah 5 jenis serangga perusak kayu yang jangan sampai dianggap remeh!
Sebenarnya masih ada lagi beberapa jenis serangga perusak kayu lainnya yang belum dibahas. Namun, kelima jenis serangga tersebutlah yang paling meresahkan untuk semua material kayu.
