9 Pilihan Kayu Tahan Air Untuk Kebutuhan Ekterior

Rate this post

Kayu anti air – Memilih kayu untuk area outdoor itu benar-benar harus diperhitungkan dengan matang. Karena banyak tantangan yang perlu Anda perhatikan.

Selain rayap, ada satu faktor lain yang dapat menurunkan kualitas dan merusak struktur kayu. Ya, salah satunya adalah air yang kerap menimbulkan pelapukan terhadap material kayu.

Apabila dibiarkan, tentu saja material kayu yang secara terus-menerus terkena air akan mengalami keropos sehingga tidak layak lagi untuk digunakan.

Untungnya ada jenis-jenis kayu yang tahan terhadap air, bahkan pada beberapa jenis kayu, akan semakin kuat dan bagus bila sering terkena air. Kayu Apa itu? Mari kita uraikan pada pembahasan dibawah ini.

Jenis Kayu Anti Air

1. Kayu Ulin

Ulin, merupakan sebuah nama kayu yang tidak boleh dilewatkan sebagai salah satu jenis kayu tahan air. Bagaimana tidak, kondisi cuaca ekstrim yang ada di Indonesia ini tidak akan membuat kayu Ulin terpengaruh.

Saking bagusnya, sebagai penyedia material kayu untuk interior dan eksterior, kami Rajawaliparquet.com ketika ditanya, jenis kayu terbaik untuk decking samping kolam, kami akan dengan lugas menyebut “Decking kayu Ulin“.

Jual Decking kayu Ulin kolam renang

Untuk spesifikasi lengkap, silahkan anda lihat sendiri disini : Lebih Dekat Dengan Kayu Ulin: Karakteristik & Manfaatnya

2. Kayu Merbau

Tingkat keawetan kayu merbau termasuk kedalam kayu kelas I, sementara tingkat kekuatannya dikategorikan kedalam kelas II. Dengan demikian, maka tak heran jika kayu merbau cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan furniture ataupun mebel, seperti lantai parket, decking kayu merbau, lemari, meja, dan lain sebagainya.  

Tak hanya itu, bahkan kayu merbau sudah terbukti tahan terhadap serangan rayap dan air. Kayu merbau kerap tampil dengan warna merah kecoklatan serta pola serat yang lurus. Hasilnya, semua property yang berbahan kayu merbau ini dapat mempertegas kesan mewah, elegan, dan natural. 

harga Decking kayu Merbau

Kayu merbau merupakan jenis kayu tahan air. Kami cukup yakin untuk menempatkan kayu merbau di peringkat kedua sebagai jenis kayu tahan air yang cocok digunakan di area ekterior rumah. Karena berdasarkan review klien kami, kayu merbau selalu memberikan penilain positif.

3. Kayu Bengkirai

Kayu bengkirai mempunyai ciri khas dari segi tampilannya, yakni mengusung warna kuning kecoklatan. Itu sebabnya, mengapa kayu bengkirai sering disebut dengan istilah yellow balau. Kayu bengkirai juga mempunyai tekstur padat, yang mana ia dapat kering dalam waktu mulai dari 12 hari sampai 1 bulan pada suhu normal untuk kemudian diolah lagi menjadi berbagai kebutuhan properti dan konstruksi. 

decking kayu Bengkirai terpasang

Bukan hanya itu, bahkan kayu bengkirai juga mempunyai tekstur yang agak kasar dengan bobotnya yang lebih berat ketimbang kayu jati maupun kayu lainnya sehingga membuatnya sering digunakan untuk pondasi rangka atap.

Lebih dari itu, kayu bengkirai pun memiliki sifat yang tahan terhadap air dan perubahan cuaca ekstrim. Nah, karena hal tersebutlah yang membuat kayu bengkirai sangat ideal dijadikan bahan baku untuk produk furniture outdoor.

Artikel Serupa : Harga Decking Kayu Bengkirai

4. Kayu Jati

Ini dia salah satu jenis kayu yang memang sudah tidak asing lagi dalam industry perkayuan. Pada bagian terasnya, kayu jati tampil dengan warna emas gelap sedangkan bagian gubalnya mengusung warna krem atau bahkan putih kecoklatan.

Jenis-jenis Kayu Anti Air - kayu jati

Untuk tingkat keawetannya, kayu jati termasuk kedalam kategori kelas I. Menariknya lagi, kayu jati mempunyai kandungan minyak pelumas yang berperan sebagai pelindung dari serangan rayap lho.

Mengingat akan hal itu, maka tak heran juga jika kayu jati tidak mudah ditembus oleh rayap, tidak mudah mengalami pelapukan, hingga tahan terhadap air.

Lantai kayu Jati

Akan tetapi, tidak semua tipe kayu jati menawarkan kualitas yang sama. Pasalnya, kayu jati akan dibedakan lagi kedalam beberapa kelas berbeda, yakni grade A, grade B, dan grade C. Sesuai dengan urutan kelasnya, dimana jati grade A memiliki kualitas yang lebih bagus ketimbang grade B dan grade C.

Baca Juga : Lantai Parket Kayu Jati

5. Kayu Kruing Laut

Kayu kruing laut adalah jenis kruing yang khusus digunakan untuk area yang sangat terpapar air, seperti decking dermaga atau lantai outdoor di dekat kolam. Resin alami yang dimiliki kayu ini memberikan perlindungan tambahan terhadap air.

Kayu keruing dikenal memiliki struktur yang cukup keras dan padat. Hal ini membuatnya lebih sulit menyerap air, sehingga kayu ini relatif tahan terhadap pembusukan jika terkena air dalam jangka waktu terbatas.

Lantai Kayu Keruing

Meskipun lebih tahan air dibandingkan beberapa kayu lunak, keruing tidak sepenuhnya tahan air. Jika terkena air dalam waktu yang lama atau berada di lingkungan dengan kelembapan tinggi tanpa perlindungan, kayu ini tetap rentan terhadap pembusukan dan pengembangan.

Untuk meningkatkan daya tahan terhadap air, kayu keruing harus melalui proses pengeringan yang optimal dan sering kali membutuhkan lapisan finishing, seperti pelapis anti air atau pernis.

Baca juga : Berbagai Pemanfaatan Pohon Kayu Keruing

6. Kayu Kelapa

Kayu kelapa memiliki serat yang keras dan padat, terutama pada bagian batang luar (bagian dekat kulit pohon). Bagian ini lebih tahan terhadap kelembapan dibandingkan bagian dalamnya.

Jenis kayu tahan air 2

Kayu kelapa tidak secara alami tahan air dalam jangka panjang, akan tetapi bisa digunakan di area semi-outdoor atau outdoor dengan beberapa perlakuan tambahan, misalnya:

Pelapisan Finishing, Dengan melapisi kayu kelapa menggunakan bahan pelindung seperti coating kayu tahan air atau cat khusus, daya tahannya terhadap air bisa meningkat secara signifikan.

7. Kayu Kamper

Salah satu keunggulan dari kayu kamper yang tidak dimiliki oleh jenis kayu lain, yakni memiliki visual yang indah dengan pola seratnya yang menarik. Itu sebabnya, mengapa kayu Kamper tidak membutuhkan finishing yang lama untuk tetap indah dan estetik.

Jenis-jenis Kayu Anti Air - kayu kamper

Tak hanya unggul dari segi tampilannya saja, bahkan kayu Kamper juga tingkat keawetannya yang sangat tinggi. Kayu Kamper mampu tahan terhadap serangan rayap dan tahan air, terlebih jika diberi perawatan yang baik. Bahkan yang lebih hebatnya lagi. Kayu Kamper sudah terbukti tahan banting dan termasuk kayu kelas I dan II sehingga tergolong kayu berkualitas.

Daya tahan kayu ini sangat baik dan kualitasnya hampir sama dengan kayu Jati. Aroma Kamper yang sangat khas membuat rayap tidak berani mendekat bahkan jenis hama lainnya, sehingga membuatnya ideal digunakan untuk kaso.

8. Kayu Meranti Tua

Sudah menjadi rahasia umum bahwa jenis kayu meranti tua mempunyai daya tahan yang lebih ketimbang meranti putih maupun meranti kuning. Pasalnya, kayu meranti tua sudah terbukti tahan terhadap berbagai permasalahan, seperti perubahan cuaca hingga guyuran air.

Dalam industri perkayuan, kekuatan kayu akan dikategorikan menjadi lima tingkatan. Ya, semakin kecil tingkatan kelasnya, maka kekuatan kayu tersebut akan semakin bagus. Tingkat kekuatan jenis kayu meranti merah termasuk kedalam golongan kelas II – IV, sehingga daya tahannya mampu mencapai 11 tahun.

Dinilai dari tingkat keawetannya, kayu meranti merah termasuk ke dalam kelas III – IV yang dapat bertahan hingga 10 tahun. Adapun proses pengawetan kayu meranti yang biasanya menggunakan campuran minyak diesel dan kreosot.

Bahkan yang lebih hebatnya lagi, kayu meranti merah juga sudah terbukti tidak mempan terhadap serangan rayap lho!

Baca Selengkapnya: Kayu Meranti, Jenis Kayu yang Paling Dibenci Rayap

Selain tahan terhadap serangan rayap, kayu sengon alias kayu albasia ini juga memiliki sifat yang tahan terhadap air. Sehingga tak heran jika kayu albasia sering diandalkan untuk berbagai kebutuhan produk property outdoor, seperti lantai kayu, plafon kayu, dinding kayu, dan masih banyak lagi.

Jenis-jenis Kayu Anti Air - kayu albasia

Mengenai bobotnya, kayu albasia ini mempunyai densitas 320 – 640 kg / m2 pada kadar air 15%. Sementara struktur kayunya agak padat dengan pola serat yang lurus, agak kasar, namun masih tetap mudah diolah.

Dibalik bobotnya yang lebih ringan, ternyata tingkat kekuatan dan keawetan kayu albasia ini tidaklah main-main. Hal itu pun terbukti, yang mana tingkat kekuatan dan keawetan kayu albasia dikategorikan kedalam jenis kayu kelas III – IV.

Rekomendasi Artikel Lainnya : Ini Dia Jenis-jenis Kayu yang Andalan Dalam Bidang Furniture

9. Kayu Damar Laut

Dari namanya saja sudah sangat jelas, yang mana Kayu Damar Laut ini memang selalu diandalkan untuk kebutuhan furniture maupun property outdoor karena tahan terhadap air dan perubahan cuaca. Untuk tampilan fisiknya, sekilas Kayu Damar Laut ini tampak seperti kayu bengkirai.

Jenis-jenis Kayu Anti Air - kayu damar laut

Akan tetapi, ada factor yang menjadi pembeda dari Kayu Damar Laut yaitu pola seratnya yang berbentuk lurus. Ketika baru diambil dari pohonnya, Kayu Damar Laut biasanya tampil dengan warna kuning kecoklatan.

Seiring dengan berjalannya waktu, warna Kayu Damar Laut akan tampak semakin gelap karena terkena angin dan factor cuaca. Meski demikian, hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhi tingkat kualitasnya.

Mana Jenis Kayu Tahan air terbaik?

Jenis KayuKetahanan Terhadap AirKeterangan
Kayu Ulin★★★★★Sangat tahan terhadap air dan kelembapan. Cocok untuk outdoor seperti decking dan tiang dermaga.
Kayu Merbau★★★★☆Tahan air dan serangan jamur, tetapi sedikit lebih rentan dibandingkan ulin.
Kayu Bengkirai★★★★☆Cukup tahan terhadap air, tetapi membutuhkan perlakuan finishing agar lebih awet.
Kayu Jati★★★★☆Memiliki minyak alami yang membuatnya tahan terhadap air dan pelapukan.
Kayu Keruing Laut★★★★☆Tahan air dengan densitas tinggi, cocok untuk outdoor tetapi membutuhkan perawatan tambahan untuk ketahanan maksimal.
Kayu Kelapa★★★☆☆Tidak tahan air secara alami, tetapi dengan perlakuan khusus dapat digunakan di area semi-outdoor.
Kayu Kamper★★★☆☆Rentan terhadap kelembapan jika tidak dilapisi pelindung. Cocok untuk indoor atau semi-outdoor dengan finishing khusus.
Kayu Meranti Tua★★★☆☆Lebih tahan air dibanding meranti muda, tetapi tetap memerlukan perlindungan tambahan untuk penggunaan outdoor.
Kayu Damar Laut★★★☆☆Memiliki ketahanan moderat terhadap air, tetapi kurang cocok untuk paparan kelembapan terus-menerus tanpa finishing.

Untuk kebutuhan yang sangat tahan air seperti decking atau elemen outdoor, kayu ulin, Bengkirai dan merbau adalah pilihan terbaik.

Maka dari itu pada product lantai kayu outdoor yang kami sediakan, product ready stok yang kami sediakan hanya ada di 3 jenis kayu tersebut, yaitu Ulin, Merbau dan Bengkirai. Selengkapnya : Harga Decking Kayu Lantai Outdoor Resmi Bergaransi

Nah, itulah daftar jenis-jenis kayu yang sudah terbukti tahan terhadap air sehingga sangat ideal dijadikan untuk berbagai kebutuhan furniture indoor maupun outdoor.

Scroll to Top