Perbedaan porselen dengan keramik – Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Sebagian besar masyarakat menganggap keramik dengan porselen itu adalah bahan yang serupa.
Hal itu bukan tanpa sebab, karena kedua material tersebut sama-sama menggunakan bahan baku sama yang berupa tanah liat. Begitu juga dengan fungsinya, yang mana bahan porselen dan keramik kerap dipergunakan sebagai bahan pelapis lantai dan dinding. Meski terlihat sama, namun terdapat beberapa perbedaan yang bisa kita temui pada material porselen maupun keramik.
Nah, sebelum membahas seputar perbedaannya, lebih baik kita kenali dulu masing-masing dari kedua matetial tersebut. Untuk lebih mudah mahami perbedaan antara lantai perselen dan keramik.
Mengenal Bahan Porselen
Porselen pada umumnya terbuat dari kaolin yang kemudian ditanur kedalam suhu berkisar 1200 sampai 1400 derajat celcius. Menurut informasi yang didapat, awalnya pengembangan porselen terjadi di negara China.

Seiring dengan berjalannya waktu, bahan porselen pun terus menyebar ke berbagai belahan negara, seperti Asia hingga Eropa. Adapun porselen yang pada waktu itu sudah dianggap sebagai jenis tembikar untuk meningkatkan keindahan dan ketahanan dalam sebuah konstruksi.
Tak cuma itu, porselen juga memiliki beberapa sifat yang menjadi ciri khasnya, seperti permeabilitas, elastisitas yang rendah, tingkat ketahanan yang tinggi, keras, transparan, tahan terhadap serangan kimia, mudah pecah dalam temperature yang tidak menentu, dan berwarna putih.
Mengenal Bahan Keramik
Material keramik biasanya terbuat dari bahan tanah liat berwarna merah dan coklat yang akan mengalami proses pembentukan hingga pembakaran. Tak hanya itu, pembuatan keramik juga biasanya akan menggunakan dua teknik yaitu teknik basah dan teknik kering.

Dalam proses pengolahan bahannya akan melalui beberapa tahap, mulai dari pengurangan ukuran butir, penggilingan, penyaringan, pencampuran, pengurangan kadar air, dan pengulian. Setelah melalui tahap-tahap tersebut, maka akan dilakukan proses pembentukan yang melalui tiga Teknik, yaitu Teknik pijiat tangan, Teknik pilin (colling), dan teknik putar.
Artikel Serupa : Review Macam-macam Ukuran Keramik Lantai
Porselen Vs Keramik, Mana yang Lebih Bagus?
1. Perbandingan Dari Kualitas Bahan
Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi bahwa porselen dan keramik menggunakan bahan baku yang sama, yakni berupa tanah liat. Namun, jenis tanah liat yang digunakan pada masing-masing material tersebut berbeda lho.

Pada pembuatan keramik biasanya menggunakan jenis tanah liat yang berwarna merah atau coklat, sementara poselen menggunakan jenis tanah liat yang berwarna putih. Untuk bagian dalamnya, material keramik sudah dilapisi dengan glatsir yang berperan sebagai pelindung. Lain halnya dengan porselen, dimana ia memiliki bagian dalam yang tampak berlapis-lapis.
Baca Juga : Perbandingan Lantai Granit Motif Kayu Vs Lantai Kayu Asli
2. Perbandingan Dari Segi Tampilan
Beralih ke bagian tampilannya, keramik memiliki permukaan dengan tekstur agak kasar dan sedikit kusam. Sedangkan lantai porselen mempunyai permukaan dengan tekstur yang licin, padat, berkilau, serta tidak berpori.

Itu sebabnya, mengapa perbedaan antara bahan porselen dengan keramik bisa diketahui dengan cara menempatkannya dibawah sorotan sinar matahari atau cahaya lampu. Ketika terkena cahaya, maka bahan porselen akan tampak menewarang alias transparan, sedangkan bahan keramik tidak.
3. Perbandingan Daya tahan

Jika dinilai dari tingkat daya tahannya, lantai porselen memang lebih unggul dibanding lantai keramik. Mengapa bisa demikian? Hal itu bukan tanpa sebab, karena proses pembakaran pada pembuatan porselen dilakukakan dengan durasi yang lebih lama sehingga tekstur tanah liatnya menjadi semakin kering, keras, dan padat.
4. Perbandingan Harga
Factor berikutnya yang menjadi pembeda antara bahan porselen dengan keramik, yakni berupa harga. Mengingat proses pembuatannya yang lebih rumit, sehingga tak heran jika harga porselen dibanderol dengan harga yang lebih mahal ketimbang keramik. Meski dibanderol dengan harga yang mahal, namun kualitas porselen sudah terbukti jauh lebih bagus dari keramik lho.
| Penilaian | Porselen | Keramik |
|---|---|---|
| Kualitas Bahan | – Terbuat dari tanah liat putih. | – Terbuat dari tanah liat merah atau coklat. |
| – Memiliki bagian dalam yang tampak berlapis-lapis. | – Bagian dalam dilapisi dengan glazur sebagai pelindung. | |
| Tampilan | – Permukaan licin, padat, berkilau, dan tidak berpori. | – Permukaan agak kasar dan sedikit kusam. |
| – Di bawah cahaya, porselen tampak transparan. | – Tidak transparan meskipun terkena cahaya. | |
| Daya Tahan | – Lebih tahan lama, keras, dan padat karena proses pembakaran lebih lama dan intens. | – Daya tahan lebih rendah dibandingkan porselen. |
| Harga | – Lebih mahal karena proses pembuatan yang lebih rumit dan kualitas yang lebih baik. | – Lebih murah dan terjangkau dibanding porselen. |
Mana yang Lebih Baik Untuk Digunakan?

Setelah kita membahas perbedaan antara porselen dan keramik, Pertanyaan berikutnya adalah, mana jenis lantai paling rekomendasi untuk digunakan? untuk menjawabnya, ada baiknya kita kenali beberapa hal penting dibawah ini:
1) Pahami Kebutuhan Anda
Jika Anda memiliki anggaran terbatas, keramik bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis. Harga keramik lebih terjangkau dibandingkan porselen, sehingga cocok untuk area yang luas dengan kebutuhan estetika sederhana.
Jika Anda mencari lantai yang tahan lama, terutama di area yang sering dilalui atau rentan terkena kelembapan, porselen adalah pilihan yang unggul. Proses pembuatan porselen menjadikannya lebih keras, tahan terhadap goresan, dan awet dalam jangka waktu panjang.
Untuk tampilan yang lebih mewah dan elegan, porselen memberikan kesan yang lebih berkilau dan modern. Sementara itu, keramik memiliki berbagai pilihan desain dengan tekstur yang lebih alami, cocok untuk tampilan yang lebih kasual.
2) Area Pasang Terbaik
Porselen
- Ruang Keluarga dan Ruang Tamu
- Kamar Mandi dan Dapur
- Luar Ruangan
Keramik:
- Kamar Tidur
- Dinding
- Ruang dengan Lalu Lintas Ringan
Nah, Jadi bagaimana? mana bahan lantai yang anda suka?
Selain Porselen dan keramik, jenis lantai lain yang bisa Anda gunakan adalah lantai kayu parket. Sebuah lantai yang menawarkan nilai seni tinggi karena bahan kayu yang sangat cocok digunakan untuk rumah mewah bernilai.

Salah satu jenis lantai kayu yang bisa Anda gunakan adalah lantai kayu Jati. Baca Selengkapnya : Parket Kayu Jati dan Info 18 Ukuran
Seperti itulah ulasan singkat mengenai perbandingan antara lantai porselen dengan keramik, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.
