Plus minus lantai granit – Ada kalanya seseorang merasa bingung saat hendak menentukan jenis material lantai yang akan diaplikasikan pada rumahnya. Ya, hal itu bukan tanpa alasan, karena terdapat banyak sekali jenis material lantai yang masing-masingnya memiliki spesifikasi tersendiri.
Oleh karena itu, kita harus lebih selektif lagi dalam memilih jenis material lantai dengan mengetahui keunggulan dan kekurangannya.
Ngomong-ngomong soal jenis material lantai, pada kesempatan kali ini kami rajawaliparquet akan membahas seputar keunggulan dan kekurangan lantai granit. Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.
Sekilas Tentang Material Granit
Pada dasarnya material granit terbuat dari batuan alam yang pada umumnya kerap digunakan untuk menunjang berbagai kebutuhan konstruksi. Batu granit diproses melalui pembekuan magma yang berlangsung secara bertahap dan perlahan di dalam bumi.

Adapun mengenai tampilan fisiknya yang tampil dengan warna abu-abu, putih, hingga gabungan dari keduanya. Akan tetapi, ada pula batu granit yang tampil dengan warna merah muda, ungu, coklat, kuning, dan lain sebagainya.
Perbedaan warna batu granit ini tergantung pada proses kimiawi yang terjadi serta kandungan mineral yang ada didalamnya. Selain memiliki tampilan yang indah, batu granit juga mempunyai kilauan yang alami.
Pada proses pembuatannya, batu granit yang berukuran besar akan dipecah atau dipotong-potong hingga menghasilkan ukuran yang sesuai kebutuhan. Nah, setelah mengenal material granit, mari kita lanjutkan ke pembahasan berikutnya mengenai kelebihan dan kekurangan lantai granit.
Baca juga: Mari Kita Cek Keunggulan dan Kekurangan Lantai Marmer
Keunggulan Lantai Granit
1. Daya Tahan yang Mumpuni
Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa tingkat ketahanan pada lantai granit ini berada diatas rata-rata. Sehingga tak heran jika lantai granit dapat digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama.

Tak hanya daya tahannya yang baik, ternyata lantai granit juga tidak mudah lecet meski tergores oleh berbagai benda tajam. Mengingat akan hal itu, maka sudah sepantasnya material yang satu ini sangat ideal dijadikan sebagai bahan pelapis lantai.
Selain memiliki daya tahan yang mumpuni, lantai granit juga menyediakan berbagai macam corak sehingga dapat dipilih sesuai selera. Bahkan, ada pula lantai granit yang tampil dengan motif kayu lho.
Baca Selengkapnya : Perbandingan Lantai Granit Motif Kayu Vs Lantai Kayu Asli
2. Bisa Dipasang di Area yang Basah

Ternyata lantai granit juga bisa diaplikasikan di area yang basah lho. Ya, seperti dapur, teras kamar mandi, hingga garasi. Dengan menggunakan lantai granit, kamu pun tidak perlu cemas mengenai kelembapan yang merusak bagian subfloor. Hal itu bukan tanpa sebab, karena lantai granit mampu menciptakan permukaan yang praktis serta tidak mudah ditembus oleh cairan.
3. Memiliki Kemampuan Untuk Mengurangi Gejala Alergi
Apakah kamu termasuk salah satu orang yang memiliki alergi tertentu? Jika iya, maka penggunaan lantai granit ini adalah jawabannya. Berdasarkan dari hasil penelitian, menyebutkan bahwa lantai granit memiliki kemampuan untuk mengurangi gejala alergi didalam rumah.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, maka kondisi kebersihan lantainya harus terjaga dengan baik. Cara membersihkan lantai granit pun terbilang cukup mudah, dimana kamu hanya perlu menyapunya setiap hari agar terbebas dari berbagai kotoran. Disamping itu, kamu juga jangan sampai lupa untuk mengepel lantai granit minimalnya seminggu sekali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Kekurangan Lantai Granit
1. Tahap Pemasangan yang Tergolong Sulit

Kekurangan pertama dari lantai granit yang akan dibahas, yakni proses pemasangannya yang terbilang sulit. Mengapa bisa demikian? Pasalnya, granit memiliki bobot yang lebih berat dibanding material lainnya sehingga membutuhkan tenaga ekstra saat proses pemasangan.
Itu sebabnya, mengapa proses pemasangan lantai granit bisa memakan waktu lama dan biaya operasional yang cukup mahal. Maka dari itu, jangan pernah coba-coba untuk memasang lantai granit seorang diri!
2. Tekstur Permukaannya yang Licin

Meski bisa diaplikasikan di area yang basah, namun bukan berarti bahwa lantai granit ini bisa diaplikasikan didalam kamar mandi. Ya, lantai granit akan terasa sangat licin saat terkena air, sehingga dapat meningkatkan risiko terpeleset. Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan decking kayu.
Tak cuma itu, lantai granit juga akan berubah menjadi sangat dingin Ketika memasuki musim penghujan. Oleh karenanya, lantai granit tidak direkomendasikan bagi mereka yang tinggal didaerah dengan tingkat curah hujan tinggi.
3. Harga yang Relatif Mahal

Dikarenakan lantai granit terbuat dari 100% batuan alam, maka sudah sepantasnya ia dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Harga lantai granit cukup bervariasi karena akan dibedakan berdasarkan ukuran, model, hingga motifnya. Adapun mengenai daftar harga lantai granit yang berdasarkan ukuran dan merknya seperti di bawah ini.
Lantai Granit Merk Indogress:
- Indogress Granit Foresta Satin (ukuran 60×60) : Rp 478.000
- Indogress Granit Uni Color Polished (ukuran 60×60) : Rp 410.000
- Indogress Granit Salt & Pepper Polished (ukuran 60×60) : Rp 406.000
- Indogress Granit Cristallo Polished (ukuran 60×60) : Rp 517.000
- Indogress Granit Marmo Polished (ukuran 60×60) : Rp 526.000
Baca Juga : Harga Lantai Kayu & Biaya Pasang Parket
Lantai Granit Merk Garuda
- Garuda Tile Broken White (Ukuran 60×60) : Rp 115.000
- Garuda Motif Kayu (ukuran 60×60) : Rp 213.000
- Garuda GS62001 Madrid (ukuran 60×60) : Rp 118.500
- Garuda R6515S Huelva (ukuran 60×60) : Rp 193.000.
Nah, seperti itulah ulasan singkat mengenai kelebihan dan kekurangan lantai granit, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakannya.
